ZMedia Purwodadi

PENGERTIAN DAN JENIS BAHAN UNTUK PEMBUBUTAN EKSENTRIK

Table of Contents

A. PENGERTIAN PEMBUBUTAN EKSENTRIK

Dalam dunia pemesinan, pembubutan eksentrik (eccentric turning) adalah proses membubut benda kerja yang memiliki lebih dari satu garis senter (sumbu putar).

Artinya, sumbu putar poros tidak berada di tengah-tengah diameter luar benda kerja, melainkan bergeser pada jarak tertentu yang disebut dengan jarak eksentrisitas. Saat proses pembubutan berlangsung, benda kerja akan berputar secara "oleng" atau tidak sepusat untuk menghasilkan bentuk silindris yang off-center.

Contoh paling umum dari produk hasil pembubutan eksentrik adalah poros engkol (crankshaft) pada mesin kendaraan dan poros nok (camshaft).


B. JENIS BAHAN UNTUK PEMBUBUTAN EKSENTRIK

Pembubutan eksentrik sering kali digunakan untuk membuat komponen yang menerima beban dinamis, puntiran, dan benturan yang tinggi. Oleh karena itu, pemilihan material sangat krusial. Secara umum, jenis bahan yang digunakan dibagi menjadi beberapa kategori utama:

1. Baja Karbon (Carbon Steel)

Ini adalah jenis material yang paling sering digunakan, baik di dunia industri maupun untuk latihan di bengkel sekolah/vokasi (SMK).

  • Baja Karbon Rendah (Mild Steel / St.37): Sangat mudah dibubut dan dibentuk. Biasanya digunakan untuk latihan praktik karena harganya ekonomis, meskipun kekerasannya rendah.
  • Baja Karbon Sedang (Medium Carbon Steel / AISI 1045 / S45C): Material standar industri untuk membuat poros eksentrik berkekuatan sedang. Bahan ini bisa diberi perlakuan panas (heat treatment) untuk meningkatkan kekerasannya setelah selesai dibubut.

2. Baja Paduan (Alloy Steel)

Untuk komponen eksentrik yang membutuhkan kekuatan mekanis super tinggi, ketahanan aus, dan ketangguhan terhadap beban berat (seperti poros engkol mesin balap atau mesin industri berat).

  • Chromium-Molybdenum Steel (SCM 440 / AISI 4140): Memiliki kekuatan tarik yang sangat tinggi dan tahan terhadap kelelahan logam (fatigue).
  • Baja Nikel-Krom (AISI 4340): Digunakan untuk komponen yang menerima beban puntir ekstrem.

3. Besi Tuang (Cast Iron)

Beberapa jenis poros engkol pada mobil produksi massal dibuat menggunakan metode cor terlebih dahulu sebelum akhirnya di-finishing menggunakan mesin bubut eksentrik.

  • Ductile Cast Iron (FCD): Memiliki sifat redam getaran yang sangat baik dan ketahanan aus yang tinggi, menjadikannya ideal untuk poros yang berputar cepat.

4. Logam Non Ferro (Non Ferrous Metals)

Digunakan untuk kebutuhan khusus di mana komponen membutuhkan sifat ringan, tahan karat, atau sebagai bantalan (bushing).

  • Aluminium Alloy (Seri 6061 atau 7075): Digunakan jika komponen eksentrik membutuhkan bobot yang ringan namun tetap kokoh.
  • Tembaga / Perunggu (Bronze): Kadang dibubut eksentrik untuk membuat komponen pompa khusus atau eccentric bushing yang berfungsi sebagai penahan gesekan.

Catatan Penting saat Proses Membubut

Karena benda kerja berputar tidak sepusat, muncul gaya sentrifugal yang besar (tidak seimbang). Oleh karena itu, saat membubut eksentrik, pastikan untuk memasang bobot penyeimbang (counterbalance/counterweight) pada chuck atau piring pembawa, serta gunakan kecepatan potong (RPM) yang lebih rendah demi keselamatan kerja (K3).


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar