JENIS BENDA EKSENTRIK
Benda eksentrik (eccentric workpieces) adalah komponen mesin yang memiliki dua atau lebih sumbu putar yang tidak sepusat (tidak selaras/offset) antara sumbu utama dengan sumbu bidang luarnya. Dalam dunia manufaktur dan teknik pemesinan, pembuatan benda eksentrik ini umumnya dilakukan menggunakan mesin bubut dengan teknik pergeseran sumbu center (sentris).
1. Poros Eksentrik Tunggal (Single Crank/Eccentric Shaft)
- Jenis poros yang hanya memiliki satu sumbu pergeseran dari sumbu utama. Benda ini biasanya digunakan untuk mekanisme pompa torak sederhana atau penggerak sakelar mekanis.
- Sumbu eksentriknya hanya bergeser sejauh nilai e (eksentrisitas) dari pusat diameter utamanya.
2. Poros Engkol (Crankshaft)
Ini adalah jenis benda eksentrik yang paling kompleks dan vital, terutama pada mesin pembakaran dalam (internal combustion engine).
- Fungsi Utama: Mengubah gerakan translasi (naik-turun) dari piston menjadi gerakan rotasi (putar) melalui batang penggerak (connecting rod).
- Karakteristik: Memiliki beberapa pin engkol (crankpin) yang berfungsi sebagai sumbu eksentrik tempat menempelnya bantalan batang piston. Crankshaft pada mesin multi-silinder (seperti mesin 4 silinder atau V6) memiliki beberapa sumbu eksentrik dengan sudut fase yang diatur sedemikian rupa agar keseimbangan putaran (balancing) tetap terjaga.
3. Poros Bubungan (Cam Shaft)
Meskipun sering dianggap kategori terpisah, camshaft atau poros nok memanfaatkan prinsip kerja eksentrik.
- Karakteristik: Memiliki tonjolan (nok/lobe) yang bentuknya tidak silindris sempurna terhadap sumbu putar poros utamanya.
- Fungsi Utama: Mengatur membuka dan menutupnya katup (valve) pada kepala silinder mesin kendaraan secara presisi sesuai dengan timming yang ditentukan.
4. Busing Eksentrik (Eccentric Sleeve)
Benda ini berbentuk silinder berlubang (busing/bushing), namun lubang dalamnya sengaja dibuat tidak sepusat dengan diameter luarnya.
Fungsi Utama: Biasanya digunakan untuk mekanisme penyetelan jarak (adjustment) antar komponen, misalnya untuk mengatur ketegangan sabuk (belt), menyetel kerapatan roda gigi, atau menyelaraskan posisi kelurusan komponen mesin tanpa harus menggeser dudukan utamanya.
-= TERIMA KASIH =-




Posting Komentar