KEDALAMAN POTONG PADA MESIN FRAIS
Kedalaman potong (depth of cut, sering disimbolkan dengan $a$ atau $t$) pada mesin frais adalah ukuran seberapa tebal material benda kerja yang dikikis atau dipotong oleh pahat frais (milling cutter) dalam satu kali penyayatan.
Secara sederhana, ini adalah jarak penetrasi pisau potong ke dalam benda kerja belum terpotong.
Dua Jenis Kedalaman Potong pada Frais
Berbeda dengan mesin bubut yang hanya punya satu arah kedalaman, mesin frais bergerak dalam beberapa sumbu, sehingga kedalaman potongnya dibagi menjadi dua jenis utama (terutama pada end milling dan face milling):
Axial Depth of Cut ($a_p$):
Seberapa dalam pisau frais turun menyayat ke bawah (searah dengan sumbu putar poros/spindel). Ini menentukan seberapa dalam alur atau celah yang dibuat.
Radial Depth of Cut ($a_e$):
Seberapa lebar pisau frais menyayat ke samping (tegak lurus dengan sumbu spindel). Ini disebut juga dengan step-over atau lebar penyayatan.
Mengapa Kedalaman Potong Ini Penting?
Kedalaman potong adalah salah satu parameter utama yang menentukan Material Removal Rate (MRR) atau kecepatan pembuangan material. Semakin besar kedalaman potongnya, semakin cepat pekerjaan selesai, tetapi ada konsekuensinya:
Beban Mesin & Pahat: Kedalaman potong yang terlalu besar akan membutuhkan tenaga (daya) mesin yang besar dan bisa mematahkan pisau frais jika melebihi batas toleransinya.
Panas dan Getaran: Potongan yang tebal menghasilkan panas yang tinggi dan getaran (chatter), yang bisa merusak mesin atau alat potong.
Kualitas Permukaan:
Pada proses Roughing (Kasar): Kedalaman potong dibuat sebesar mungkin untuk membuang material dengan cepat.
Pada proses Finishing (Halus): Kedalaman potong disetel sangat tipis (biasanya kurang dari 0.5 mm) agar mendapatkan permukaan akhir yang mulus dan presisi.
Faktor yang menentukan seberapa besar kedalaman potong yang aman:
Kekerasan material benda kerja (material lunak seperti aluminium bisa dipotong lebih dalam dibanding baja keras).
Diameter dan material pisau frais (HSS vs. Karbida).
Kekakuan (rigidity) mesin frais dan cara benda kerja dicekam.

Posting Komentar