Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TOOL LIBRARY PADA MASTERCAM X4 LATHE

 

Pada Mastercam X4 Lathe, Tool Library (Perpustakaan Pahat) adalah basis data (database) tempat menyimpan daftar pahat-pahat bubut CNC (Lathe Tools) beserta spesifikasi geometri, parameter pemotongan (cutting parameters), dan nomor pahat (tool number) yang siap digunakan dalam proses pembuatan toolpath.

Fitur ini berfungsi mempermudah dan mempercepat proses pemrograman CNC, karena Anda tidak perlu mendefinisikan bentuk geometri dan parameter pahat dari awal setiap kali membuat operasi permesinan baru.

1. Fungsi Utama Tool Library

  1. Efisiensi Waktu Pemrograman: Pengguna cukup memilih pahat yang sudah tersimpan di library yang sesuai dengan pahat riil di mesin CNC.

  2. Konsistensi Parameter Pemotongan: Menyimpan data parameter pemotongan standar seperti Spindle Speed (RPM), Feed Rate (mm/rev atau mm/min), Coolant (ON/OFF), dan Depth of Cut.

  3. Akurasi Simulasi (Verify): Dimensi geometri insert (sisipan) dan holder (pemegang pahat) yang akurat pada library memastikan hasil simulasi pemotongan (Backplot dan Verify) mendekati kondisi riil serta mencegah interferensi/tabrakan (collision).

  4. Manajemen Tooling: Memudahkan pengelompokan pahat berdasarkan material workpiece, jenis pengerjaan, atau turret/stasiun pada mesin bubut.

2. Lokasi dan File Extension Tool Library di Mastercam X4

  • File library pahat bawaan Mastercam X4 berformat .TOOLS atau .TLB (untuk versi terdahulu/standar Mastercam).

  • Lokasi default direktori:C:\Mcamx4\Lathe\Tools\

  • Beberapa contoh file library bawaan pada Mastercam X4 Lathe:

    • LATHE_MM.TOOLS (untuk satuan Metrik - millimeter)

    • LATHE_INCH.TOOLS (untuk satuan Inci)

3. Komponen Utama Pahat Bubut di Tool Library

Saat membuka atau membuat pahat di Tool Library Lathe, terdapat dua komponen utama yang dikonfigurasi:

a. Inserts (Sisipan Pahat)

Mendefinisikan geometri mata potong, seperti:

  • Shape (Bentuk Insert): Diamond ($80^\circ$ C-type, $55^\circ$ D-type, $35^\circ$ V-type), Round (R-type), Triangular (T-type), Square (S-type), Grooving, atau Threading.

  • Corner Radius (Nose Radius): Radius pada ujung mata potong (misal: R0.2, R0.4, R0.8 mm) yang memengaruhi kehalusan permukaan (surface finish).

  • Thickness & Size: Ketebalan dan dimensi insert.

  • Material/Grade: Jenis material insert (Carbide, Cermet, CBN, Coating, dll.).

b. Holders (Pemegang Pahat)

Mendefinisikan bentuk batang pemegang insert:

  • Style & Orientation: Pahat luar (OD turning), pahat dalam/boring bar (ID turning), pahat alur (grooving), atau pahat ulir (threading).

  • Hand of Tool: Right hand (pahat kanan) atau Left hand (pahat kiri).

  • Shank Size: Ukuran penampang batang pahat (misal: $20\times20\text{ mm}$ atau $25\times25\text{ mm}$).

  • Setup/Orientation angle: Sudut kemiringan pemasangan pahat pada turret.

4. Cara Mengakses dan Mengelola Tool Library

Mengakses Tool Library

  1. Saat membuat operasi baru (misal: Toolpath > Rough / Finish / Groove / Thread), jendela Lathe Toolpath Properties akan muncul.

  2. Pilih tab Tool parameters.

  3. Di dalam daftar pahat, Klik kanan lalu pilih Select library tool (atau klik tombol Select library tool).

  4. Akan muncul jendela Tool Selection yang menampilkan daftar pahat dari file library aktif.

Membuat atau Mengedit Pahat Baru (Create/Edit Tool)

  1. Pada jendela daftar pahat (Tool Selection / Tool parameters), klik kanan lalu pilih Create new tool atau Edit tool.

  2. Step 1 (Tool Type): Pilih tipe pahat (General Turning, Threading, Grooving, Boring Bar, Drill, Tap, dll.).

  3. Step 2 (Insert Geometry): Tentukan bentuk insert, nose radius, dan dimensi insert.

  4. Step 3 (Holder Geometry): Tentukan bentuk holder, ukuran shank, dan orientasi potong.

  5. Step 4 (Setup Tool / Tool Parameters):

    • Tool Number / Offset Number: Nomor stasiun pahat di turret dan nomor compensation offset.

    • Feed rate & Spindle speed: Kecepatan potong dasar (CSS / RPM).

    • Tool compensation point (Plunge/Cut orientation): Titik acuan quadrant offset (P1–P9) untuk tool nose radius compensation (G41/G42).

5. Tips Penggunaan Tool Library untuk Operasi Bubut

  1. Gunakan Satuan yang Sesuai: Jika menggambar dalam satuan metrik (mm), pastikan menggunakan LATHE_MM.TOOLS.

  2. Atur Compensation Point (Quadrant Nose Radius): Pada pahat bubut, pastikan theoretical tool tip point (quadrant 1–9) sudah disetel dengan benar agar kompensasi radius pisau (G41/G42 atau perhitungan otomatis Mastercam) menghasilkan ukuran bubutan yang presisi.

  3. Buat Custom Library Sendiri: Untuk efisiensi kerja di bengkel/lab, Anda bisa membuat file library khusus (misal: PAHAT_SMK_GURU.TOOLS) yang berisi daftar pahat riil yang terpasang di turret mesin CNC Anda.



Posting Komentar untuk "TOOL LIBRARY PADA MASTERCAM X4 LATHE"