ZMedia Purwodadi

TES AWAL PERANCANGAN GAMBAR RAKITAN KOMPLEKS

Table of Contents

 

Perancangan Gambar Rakitan Kompleks menggunakan Autodesk Inventor, meliputi materi:

  • Place Component
  • Joint Constraint
  • Standard Content Center
  • Interference Check

1. Perintah yang digunakan untuk memasukkan komponen ke dalam lingkungan Assembly adalah ....

A. Extrude
B. Revolve
C. Place Component
D. Project Geometry
E. Mirror

Jawaban: C

Pembahasan:
Place Component digunakan untuk memasukkan file part (.ipt) atau assembly (.iam) ke dalam dokumen assembly.


2. Saat pertama kali komponen ditempatkan pada Assembly Autodesk Inventor, komponen tersebut secara default akan ....

A. Bergerak bebas
B. Terhapus
C. Menjadi Grounded (tetap)
D. Berwarna merah
E. Menjadi transparan

Jawaban: C

Pembahasan:
Komponen pertama biasanya otomatis menjadi Grounded agar menjadi acuan bagi komponen lainnya.



 

3. Fungsi utama fitur Place Component adalah ....

A. Membuat sketch
B. Membuat ulir
C. Memasukkan komponen ke Assembly
D. Menggambar garis
E. Membuat material

Jawaban: C

Pembahasan:
Place Component digunakan untuk memasukkan seluruh komponen yang akan dirakit.


4. Agar komponen dapat dipindahkan setelah menjadi Grounded, pengguna harus ....

A. Menghapus file
B. Mengaktifkan Pattern
C. Menonaktifkan Grounded
D. Mengubah warna
E. Menambah Constraint

Jawaban: C

Pembahasan:
Grounded dapat dilepas (Unground) sehingga komponen dapat diposisikan kembali.


5. Joint pada Autodesk Inventor digunakan untuk ....

A. Menghapus sketch
B. Menghubungkan dua komponen dengan hubungan mekanis
C. Mengubah material
D. Membuat gambar kerja
E. Mengatur dimensi

Jawaban: B

Pembahasan:
Joint merupakan metode modern untuk merakit komponen sehingga hubungan geraknya lebih realistis.



 

6. Jenis Joint yang memungkinkan gerakan berputar seperti poros adalah ....

A. Rigid
B. Slider
C. Cylindrical
D. Revolute
E. Ball

Jawaban: D

Pembahasan:
Revolute Joint hanya mengizinkan gerakan rotasi pada satu sumbu.


7. Joint Rigid digunakan ketika ....

A. Komponen harus dapat berputar
B. Komponen harus bergeser
C. Komponen tidak boleh bergerak relatif satu sama lain
D. Komponen bergerak bebas
E. Komponen dihapus

Jawaban: C

Pembahasan:
Rigid mengunci seluruh derajat kebebasan antar komponen.


8. Slider Joint memungkinkan komponen ....

A. Berputar penuh
B. Bergerak translasi sepanjang satu sumbu
C. Bergerak ke segala arah
D. Menghilang
E. Membentuk sketch

Jawaban: B

Pembahasan:
Slider Joint digunakan untuk gerakan maju-mundur seperti silinder pneumatik.



 

9. Ball Joint memberikan kebebasan gerak berupa ....

A. Translasi saja
B. Rotasi ke berbagai arah
C. Tidak bergerak
D. Gerak melingkar saja
E. Gerak linier saja

Jawaban: B

Pembahasan:
Ball Joint menyerupai sambungan bola sehingga dapat berputar ke berbagai arah.


10. Content Center pada Autodesk Inventor berisi ....

A. Animasi
B. File video
C. Komponen standar siap pakai
D. Material mentah
E. Gambar bitmap

Jawaban: C

Pembahasan:
Content Center menyediakan baut, mur, ring, bearing, dan komponen standar lainnya.


11. Salah satu keuntungan menggunakan Content Center adalah ....

A. Semua komponen harus digambar ulang
B. Menghemat waktu desain
C. File menjadi rusak
D. Ukuran komponen acak
E. Tidak dapat diedit

Jawaban: B

Pembahasan:
Komponen standar tidak perlu dibuat dari awal sehingga pekerjaan lebih efisien.



 

12. Contoh komponen yang tersedia pada Standard Content Center adalah ....

A. Poros khusus
B. Gear hasil desain sendiri
C. Baut hexagonal
D. Rumah bearing custom
E. Cover mesin

Jawaban: C

Pembahasan:
Baut hexagonal merupakan salah satu komponen standar yang tersedia.


13. Sebelum memasukkan baut dari Content Center, pengguna biasanya menentukan ....

A. Warna monitor
B. Jenis standar dan ukuran baut
C. Nama operator
D. Ketebalan garis
E. Format kertas

Jawaban: B

Pembahasan:
Pengguna memilih standar (ISO, DIN, ANSI) serta ukuran baut.


14. Fungsi utama Interference Check adalah ....

A. Menggambar sketch
B. Mengetahui adanya tabrakan antar komponen
C. Menghapus constraint
D. Mengubah material
E. Menambah baut

Jawaban: B

Pembahasan:
Interference Check mendeteksi apakah dua atau lebih komponen saling menembus.



 

15. Jika hasil Interference Check menunjukkan adanya interference, artinya ....

A. Assembly sudah benar
B. Tidak ada kesalahan
C. Komponen saling bertabrakan
D. Komponen belum disimpan
E. File rusak

Jawaban: C

Pembahasan:
Interference menunjukkan adanya volume yang saling menembus sehingga perlu diperbaiki.


16. Pemeriksaan Interference sebaiknya dilakukan ....

A. Sebelum membuat sketch
B. Setelah Assembly selesai dirakit
C. Saat membuka Windows
D. Setelah mencetak gambar
E. Sebelum instalasi Inventor

Jawaban: B

Pembahasan:
Pemeriksaan dilakukan setelah seluruh komponen selesai dirakit.


17. Salah satu manfaat melakukan Interference Check adalah ....

A. Mempercepat komputer
B. Mengurangi kesalahan perakitan
C. Mengubah bahasa Inventor
D. Menghapus seluruh part
E. Membuat animasi

Jawaban: B

Pembahasan:
Interference Check membantu memastikan komponen dapat dirakit tanpa saling bertabrakan.



 

18. Setelah komponen ditempatkan menggunakan Place Component, langkah berikutnya biasanya adalah ....

A. Menghapus file
B. Memberikan Joint atau Constraint
C. Mengubah wallpaper
D. Menutup Inventor
E. Menghapus Browser

Jawaban: B

Pembahasan:
Komponen harus diberi hubungan (Joint/Constraint) agar posisinya sesuai desain.


19. Pada Assembly kompleks, penggunaan Content Center terutama bertujuan ....

A. Menambah ukuran file
B. Mempermudah penggunaan komponen standar
C. Menghapus Assembly
D. Mengubah format gambar
E. Menggandakan sketch

Jawaban: B

Pembahasan:
Content Center mempercepat pemasangan komponen standar secara akurat.


20. Jika dua komponen saling menembus setelah diberi Joint, tindakan yang tepat adalah ....

A. Mengabaikannya
B. Menjalankan Interference Check dan memperbaiki posisi komponen
C. Menghapus Inventor
D. Mengubah warna komponen
E. Menambah baut

Jawaban: B

Pembahasan:
Interference Check digunakan untuk mengidentifikasi tabrakan, kemudian posisi atau jenis Joint diperbaiki.


21. Urutan kerja yang paling tepat dalam membuat Assembly kompleks adalah ....

A. Interference Check → Place Component → Joint
B. Joint → Place Component → Sketch
C. Place Component → Joint/Constraint → Content Center → Interference Check
D. Sketch → Interference Check → Joint
E. Revolve → Pattern → Drawing

Jawaban: C

Pembahasan:
Alur kerja yang benar adalah memasukkan komponen terlebih dahulu, merakit dengan Joint/Constraint, menambahkan komponen standar dari Content Center bila diperlukan, kemudian melakukan Interference Check untuk memastikan tidak terjadi tabrakan antar komponen.

 


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar