ZMedia Purwodadi

PROSES GENERATE G-CODE DARI MASTERCAM

Table of Contents


Proses menghasilkan (generate) G-code dari Mastercam adalah tahapan krusial dalam manufaktur CNC (Computer Numerical Control). G-code adalah bahasa pemrograman yang berisi instruksi koordinat dan perintah agar mesin CNC dapat menggerakkan alat potong (tool) sesuai dengan desain. Secara garis besar, proses ini disebut CAM (Computer-Aided Manufacturing) dan diakhiri dengan Post-Processing

1. PERSIAPAN MODEL GEOMETRI 

Sebelum membuat jalur potong (toolpath), Anda memerlukan model bentuk yang akan dibuat.

  • Anda bisa menggambar langsung di Mastercam menggunakan fitur CAD bawaan (membuat garis, lingkaran, atau solid 3D).
  • Anda juga bisa mengimpor file desain dari software lain (seperti SolidWorks, AutoCAD, atau Inventor) dalam format .igs, .step, atau .dxf.

2. PEMILIHAN JENIS MESIN (MACHINE TYPE)

Mastercam harus disetting untuk jenis mesin yang akan mengeksekusi program ini.

  • Buka menu Machine > pilih jenis pemesinan (contoh: Mill untuk mesin Frais/Milling, Lathe untuk mesin Bubut, Router, dll).
  • Pilih Machine Definition yang sesuai. Ini akan memunculkan Machine Group dan Properties di panel pengaturan (Toolpath Manager).

3. PENGATURAN MATERIAL (STOCK SETUP)

Langkah ini mendefinisikan ukuran material mentah (blank) sebelum dikerjakan oleh mesin.

  • Buka Stock Setup pada panel.
  • Masukkan dimensi X, Y, dan Z dari material mentah.
  • Tentukan titik nol koordinat (Zero Point / WCS - Work Coordinate System). Titik ini akan menjadi titik referensi awal mesin (X0, Y0, Z0) saat operator menyetel mesin nyata di lapangan.

4. PEMBUATAN TOOLPATH (STRATEGI PEMOTONGAN)

Ini adalah inti dari pekerjaan CAM, di mana Anda menentukan bagaimana mesin akan memotong material.

  • Pilih Operasi: Pilih jenis pemotongan dari menu (misal: Facing untuk meratakan permukaan, Contour untuk memotong pinggiran, Pocket untuk melubangi ruang dalam, atau Drill untuk mengebor).
  • Pilih Geometri: Klik garis, kurva, atau titik pada model yang akan menjadi panduan potongan.
  • Pilih Tool (Alat Potong): Tentukan pisau frais (endmill), mata bor, dll dari Tool Library Mastercam, lengkap dengan ukuran diameternya.
  • Atur Parameter: Tentukan Spindle Speed (putaran mesin dalam RPM), Feed Rate (kecepatan gerak potong), Depth of Cuts (kedalaman potong tiap putaran agar pisau tidak patah), Lead in/out, dan status cairan pendingin (Coolant hidup/mati).

5. SIMULASI (BACKPLOT &VERIFY)

Sebelum diubah menjadi G-code, program wajib disimulasikan di layar untuk memastikan tidak ada kesalahan fatal (seperti pisau menabrak penjepit/ragum atau memotong terlalu dalam).

  • Backplot: Menampilkan garis animasi jalur pergerakan pisau secara sederhana.
  • Verify: Menampilkan simulasi 3D padat bagaimana material mentah dipotong secara real-time. Jika hasilnya sesuai, Anda bisa lanjut ke tahap akhir.

6. POST PROCESSING (GENERATE G-CODE)

Setelah simulasi dipastikan aman, langkah terakhir adalah menerjemahkan seluruh toolpath yang sudah dibuat menjadi bahasa mesin (G-code).

  • Pilih semua operasi toolpath yang ingin diproses (tandai dengan centang hijau).
  • Klik ikon G1 (Post Selected Operations) di panel Toolpath.
  • Pilih Post-Processor yang tepat. Ini sangat penting. Post-Processor (file berekstensi .pst) adalah "penerjemah" yang mengubah data Mastercam ke dialek mesin CNC spesifik Anda (karena kontroler mesin seperti Fanuc, Haas, Siemens, dan Mach3 memiliki sedikit perbedaan format G-code).
  • Klik ikon centang hijau (OK).
  • Tentukan lokasi penyimpanan file di komputer dan beri nama (biasanya file akan disimpan dalam ekstensi .nc, .cnc, atau .txt).
  • Mastercam secara otomatis akan membuka aplikasi editor (seperti Mastercam Code Expert atau Notepad) yang menampilkan barisan kode seperti G00 X50 Y20, M03 S2000, G01 Z-5 F100.

File kode ini kemudian siap disalin ke flashdisk, kartu memori, atau ditransfer via kabel DNC untuk dimasukkan ke panel kontrol mesin CNC Anda.


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar