PEMERIKSAAN HASIL PEMBUBUTAN EKSENTRIK
Setelah proses pembubutan selesai, tahap pemeriksaan (inspection) sangat penting untuk memastikan bahwa benda kerja memenuhi spesifikasi gambar teknik. Karena bubut eksentrik melibatkan dua atau lebih sumbu yang sejajar tetapi tidak sepusat, parameter utama yang diperiksa bukan hanya diameter, melainkan nilai eksentrisitas (jarak pergeseran sumbu) dan kesejajaran antar sumbu.
Berikut adalah metode, alat, dan tahapan dalam melakukan pemeriksaan hasil pembubutan eksentrik di bengkel pemesinan:
A. ALAT UKUR YANG DIGUNAKAN
Untuk mendapatkan hasil ukur yang akurat (tingkat ketelitian hingga mikron), Anda memerlukan alat-alat berikut:
1. Meja Rata (Surface Plate)- Sebagai landasan referensi pengukuran yang memiliki kerataan sangat tinggi.
- Untuk menempatkan dan menahan bagian poros utama (main journal) agar bisa diputar secara stabil.
- Alat utama untuk mengukur penyimpangan, kelonjongan, dan nilai pergeseran sumbu dengan ketelitian 0,01 mm atau 0,001 mm.
- Untuk mengukur diameter poros secara presisi.
- Untuk memeriksa ketinggian sumbu secara manual jika diperlukan.
B. METODE PENGUKURAN NILAI EKSENTRISITAS (OFFSET)
Ada dua metode utama yang paling sering digunakan untuk memeriksa apakah nilai pergeseran sumbu (e) sudah sesuai:
Metode A : Menggunakan V Block dan Dial Indicator
Metode ini memanfaatkan prinsip pembacaan Total Indicator Reading (TIR) atau selisih penyimpangan maksimum dan minimum saat benda kerja diputar 360 derajat.
Metode B : Menggunakan Micrometer Luar
Jika tidak ada meja rata dan dial indicator, Anda bisa menggunakan mikrometer luar dengan mengukur dimensi luar total dari poros yang sudah jadi.
- Ukur diameter poros utama (D) dan diameter poros eksentrik (d).
- Ukur jarak terluar antara dinding poros utama ke dinding poros eksentrik terjauh (M).
- Hitung nilai eksentrisitas (e) dengan rumus:
C. PARAMETER PEMERIKSAAN LAINNYA
Selain nilai eksentrisitas, beberapa parameter berikut wajib diperiksa sebelum benda kerja dinyatakan lolos kendali mutu (Quality Control):
1. Toleransi Geometris (Kesejajaran/Parallelism)- Pastikan sumbu eksentrik benar-benar sejajar (paralel) dengan sumbu utama. Jika tidak sejajar (tirus atau baling), benda kerja akan macet atau bergetar saat dirakit (misalnya pada poros engkol). Ini diperiksa dengan menggeser dial indicator sepanjang garis sejajar poros eksentrik.
- Bagian eksentrik biasanya berfungsi sebagai jurnal yang bergesekan (seperti tempat connecting rod). Gunakan surface roughness tester untuk memastikan kehalusan permukaannya memenuhi standar pengebubutan halus (finishing).
- Periksa apakah poros eksentrik benar-benar bulat silindris atau justru berbentuk oval akibat getaran (chatter) saat pembubutan terputus-putus (intermittent cutting). Ukur diameter di beberapa sudut berbeda (0 derajat, 45 derajat, 90 derajat) menggunakan mikrometer.
💡 Tips Evaluasi
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan nilai eksentrisitas terlalu kecil, benda kerja masih bisa disetel ulang pada cekam rahang 4 untuk dibubut kembali (dikoreksi). Namun, jika nilai eksentrisitas sudah terlanjur melebihi toleransi gambar kerja (terlalu besar), maka dimensi benda kerja sudah tidak bisa diselamatkan (reject).
-= TERIMA KASIH =-



Posting Komentar