ZMedia Purwodadi

JOGGING AXIS X & Z PADA CNC LATHE

Table of Contents

Dalam pengoperasian mesin bubut CNC (CNC Lathe), Jogging adalah proses menggerakkan pahat (cutting tool) secara manual menggunakan tombol di panel kontrol atau roda tangan (handwheel / MPG), tanpa menggunakan perintah kode program (G-Code). Pada mesin bubut CNC standar (2-axis), pergerakan ini berpusat pada dua sumbu utama: Sumbu X dan Sumbu Z.

1. SUMBU X (AXIS X)

Sumbu X mengontrol pergerakan melintang (cross-slide) dan menentukan diameter dari benda kerja. Gerakan ini tegak lurus terhadap sumbu putar spindle.

  • X Positif (X+): Menggerakkan pahat menjauhi titik tengah (centerline) benda kerja. Gerakan ini membuat pahat mundur atau memperbesar jarak dari titik potong.
  • X Negatif (X-): Menggerakkan pahat mendekati atau melewati titik tengah benda kerja. Gerakan ini digunakan saat pahat mulai memakan material untuk mengurangi diameter benda kerja (proses facing atau turning luar).

2. SUMBU Z (AXIS Z)

Sumbu Z mengontrol pergerakan memanjang (carriage) sejajar dengan bed mesin dan menentukan panjang pemotongan benda kerja. Titik pusat Sumbu Z adalah garis tengah putaran spindle (cekam/chuck).

  • Z Positif (Z+): Menggerakkan pahat ke kanan, menjauhi chuck. Biasanya mengarah ke kepala lepas (tailstock). Posisi ini sering digunakan sebagai titik aman (posisi bebas) sebelum mesin beroperasi atau saat mengganti pahat.
  • Z Negatif (Z-): Menggerakkan pahat ke kiri, mendekati chuck. Gerakan ini memotong material di sepanjang benda kerja (proses pembubutan rata/panjang).

3. PENGGUNAAN JOGGING

Operator CNC biasanya menggunakan mode Jog atau Handle (MPG) untuk beberapa keperluan setup dasar:

  • Menentukan Titik Nol (Zero Point / Touch Off): Menggerakkan pahat secara perlahan hingga menyentuh permukaan ujung benda kerja (Sumbu Z) atau diameter luar benda kerja (Sumbu X) untuk mengatur referensi G54 (Work Offset).
  • Pembersihan & Pengecekan: Memindahkan pahat ke tempat yang aman agar operator bisa mengukur benda kerja, membersihkan tatal (sisa potongan besi), atau melepas benda kerja dari chuck.
  • Pemesinan Manual Darurat: Mengupas sedikit permukaan material kasar secara manual sebelum program otomatis (G-Code) dijalankan.
4. Dua Mode Jogging Utama

ModeCara KerjaPenggunaan
JOG ModeMenggunakan tombol panah (X+, X-, Z+, Z-) di panel kontrol. Pahat bergerak dengan kecepatan konstan selama tombol ditekan.Untuk memindahkan pahat dalam jarak jauh secara cepat (mendekatkan/menjauhkan dari benda kerja).
MPG / HandleMenggunakan roda putar (Manual Pulse Generator). Setiap satu klik (detent) pada roda mewakili jarak tertentu (misal: 0.1 mm, 0.01 mm, atau 0.001 mm).Untuk pergerakan yang sangat presisi, terutama saat melakukan touch-off pada material agar pahat tidak menabrak benda kerja.

-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar