DRY RUN DAN SINGLE BLOCK PADA CNC LATHE
Pada mesin CNC Lathe (bubut CNC), Dry Run dan Single Block adalah dua fitur pengujian dan keselamatan yang paling penting. Keduanya digunakan oleh operator sebelum melakukan proses pemesinan sesungguhnya untuk memastikan program (G-code) berjalan benar dan tidak terjadi tabrakan (crash).
A. DRY RUN (UJI COBA KOSONG)
Dry Run adalah fitur untuk menjalankan program CNC secara penuh tanpa melakukan pemotongan material. Biasanya dilakukan tanpa memasang benda kerja di chuck, atau dengan menggeser titik nol (Zero Point) menjauh sehingga pahat hanya "memotong angin".
1. Cara Kerjanya- Saat fitur Dry Run diaktifkan, unit kontrol CNC akan mengabaikan kecepatan pemakanan (Feed Rate / F) yang ditulis dalam program pada perintah pemotongan seperti G01, G02, atau G03. Pahat akan bergerak dengan kecepatan konstan khusus dry run atau kecepatan rapid (G00).
2. Tujuan Utama
- Memeriksa keseluruhan alur pergerakan pahat (toolpath) dengan cepat.
- Memastikan tidak ada kesalahan logika program (misalnya pahat bergerak ke arah yang salah).
- Menghemat waktu pengujian, karena operator tidak perlu menunggu mesin bergerak pelan sesuai feed rate pemotongan yang sebenarnya.
B. SINGLE BLOCK (EKSEKUSI PER BARIS)
Single Block adalah mode eksekusi di mana mesin CNC hanya akan membaca dan menjalankan satu baris program (satu blok) setiap kali tombol eksekusi ditekan.
1. Cara Kerjanya- Jika tombol/saklar Single Block diaktifkan di panel kontrol, mesin akan berhenti secara otomatis setelah menyelesaikan satu baris kode. Untuk melanjutkan ke baris berikutnya, operator harus menekan tombol Cycle Start kembali.
2. Tujuan Utama:
- Memantau pergerakan pahat secara sangat detail dan perlahan.
- Memberikan waktu bagi operator untuk bereaksi. Jika pada baris berikutnya pahat terlihat akan menabrak chuck atau benda kerja, operator tidak perlu menekan Cycle Start dan bisa langsung menekan Emergency Stop atau me-reset program.
- Sangat krusial digunakan saat melakukan setup alat (tool offset) atau menjalankan program baru untuk pertama kalinya.
C. PENGGUNAAN
Dalam praktiknya, terutama di bengkel atau sekolah kejuruan, saat ada program G-code baru yang belum pernah diuji, operator akan menggunakan kombinasi ini:
- Mengaktifkan Dry Run agar mesin bergerak lebih cepat mengabaikan feed rate.
- Mengaktifkan Single Block agar mesin bergerak baris per baris.
- Menurunkan kecepatan pergerakan secara manual menggunakan kenop Rapid Override.
Dengan cara ini, operator bisa melihat simulasi pergerakan pahat di dunia nyata secara aman, step-by-step, dan tanpa risiko merusak mesin atau membuang material.
-= TERIMA KASIH =-
Posting Komentar