ZMedia Purwodadi

DIAL INDICATOR PADA MESIN FRAIS

Table of Contents

Dalam dunia permesinan, tingkat kepresisian adalah segalanya. Sama halnya dengan menghitung rasio jarak main atau menentukan ukuran piston yang presisi secara mekanis agar modifikasi mesin bekerja optimal, proses pengerjaan logam di mesin frais (milling machine) juga menuntut akurasi tingkat tinggi agar hasilnya presisi. Di sinilah Dial Indicator berperan sangat krusial.

Dial indicator (sering juga disebut dial gauge atau jam ukur) adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur penyimpangan, kerataan, atau kesejajaran suatu bidang. Alat ini tidak mengukur dimensi suatu benda seperti halnya jangka sorong, melainkan mengukur perbedaan atau selisih pergerakan pada rentang yang sangat kecil.

1. FUNGSI UTAMA

Pada operasional mesin frais, persiapan (setup) benda kerja sama pentingnya dengan proses pemotongan itu sendiri. Berikut adalah fungsi utama dial indicator di mesin frais:

  • Menyejajarkan Ragum (Vise Alignment/Sweeping): Ini adalah fungsi yang paling rutin dilakukan. Sebelum benda kerja diproses, ragum (catok) harus dipastikan benar-benar lurus dan sejajar dengan pergerakan meja mesin (sumbu X). Sensor sentuh dial indicator akan dijalankan di sepanjang rahang ragum. Jika jarum penunjuk tidak bergerak sama sekali, berarti ragum sudah sejajar sempurna.
  • Memeriksa Keolengan Putaran (Spindle/Arbor Runout): Alat ini digunakan untuk mengecek apakah putaran spindel atau pisau frais berputar lurus pada porosnya. Jika ada keolengan (jarum bergerak naik-turun terlalu jauh saat spindel diputar secara manual), hasil sayatan benda kerja tidak akan rata dan pisau bisa cepat patah.
  • Mencari Titik Pusat (Center Finding): Ketika Anda perlu memposisikan mata bor atau mata potong tepat di tengah-tengah benda kerja yang silindris atau di tengah lubang yang sudah ada, dial indicator (biasanya jenis dial test indicator atau coaxial indicator) diputar 360 derajat mengelilingi benda kerja tersebut untuk mencari titik koordinat pusat yang mutlak (0,0).
  • Memeriksa Kerataan Permukaan (Tramming/Leveling): Memastikan permukaan benda kerja mentah atau alas penjepit sudah benar-benar datar terhadap pergerakan meja mesin.

2. PRINSIP KERJA

Dial indicator umumnya dipasang pada mesin menggunakan dudukan magnet (magnetic base) yang ditempelkan pada kepala spindel mesin frais.

Alat ini memiliki plunger (jarum sentuh) di bagian bawah. Saat plunger disentuhkan ke permukaan benda kerja dan meja mesin digerakkan secara manual, setiap perubahan kontur (tonjolan atau cekungan) akan menekan atau melepaskan plunger. Pergerakan linear ini diubah oleh mekanisme gir di dalam alat menjadi pergerakan putar pada jarum jam ukur.

Kebanyakan dial indicator bengkel memiliki tingkat ketelitian 0.01 mm. Artinya, jika jarum bergerak satu garis (satu strip) saja, itu menandakan ada perbedaan atau ketidaksejajaran permukaan sebesar satu per seratus milimeter.

Meluangkan waktu untuk melakukan setup awal dengan dial indicator bisa mencegah kesalahan potong yang membuat benda kerja gagal (reject).


Posting Komentar