ZMedia Purwodadi

STRUKTUR DASAR PROGRAM CNC MILL

Table of Contents


Struktur dasar dari sebuah program CNC Milling (sekuens G-code) pada dasarnya ibarat sebuah resep atau instruksi kerja yang dibaca oleh mesin dari atas ke bawah. Agar mesin dapat beroperasi secara presisi dan aman, program ini selalu dibagi menjadi tiga bagian utama: Bagian Awal (Header), Bagian Utama (Body/Machining), dan Bagian Akhir (Footer).

A. BAGIAN AWAL (HEADER/PROGRAM START)

Bagian ini berisi pengaturan awal, pembatalan kode sebelumnya untuk keamanan (safety blocks), pemanggilan alat potong (tool), dan menghidupkan putaran mesin (spindle).

  • Nama/Nomor Program: Biasanya diawali dengan huruf O diikuti 4 digit angka (contoh: O1001).
  • Safety Block: Kode untuk membatalkan kompensasi atau siklus sebelumnya (contoh: G40 batal kompensasi radius, G80 batal siklus pengeboran).
  • Sistem Satuan: Menentukan pakai milimeter (G21) atau inci (G20).
  • Titik Nol Benda Kerja (Work Coordinate System): Biasanya menggunakan G54 hingga G59.
  • Pergantian Tool: Memanggil pahat yang tepat, contoh T1 M06 (Tool nomor 1, perintah ganti tool).
  • Spindle & Arah Putaran: Menentukan kecepatan putar, contoh S2000 M03 (Spindle 2000 RPM, putar searah jarum jam).

B. BAGIAN UTAMA (BODY/PROSES PEMESINAN)

Ini adalah "daging" dari program tersebut, di mana alat potong benar-benar bergerak untuk memakan material benda kerja.

  • Gerak Cepat ke Titik Awal (Rapid Positioning): Menggunakan G00 untuk memposisikan pahat di atas benda kerja tanpa menyentuhnya (contoh: G00 X0. Y0.).
  • Kompensasi Panjang Tool: Penting di mesin milling! Menggunakan G43 diikuti nomor offset H dan jarak aman sumbu Z (contoh: G43 H1 Z50.).
  • Coolant ON: Menyalakan cairan pendingin dengan M08.
  • Gerakan Pemotongan: * G01 untuk gerak lurus/menyayat dengan kecepatan tertentu (F / Feedrate). G02 / G03 untuk gerak melingkar. Siklus pengeboran (G81, G83, dll).

C. BAGIAN AKHIR (FOOTER/PROGRAM END)

Setelah proses pemesinan selesai, mesin harus dihentikan dan dikembalikan ke posisi aman agar benda kerja bisa dilepas.

  • Menarik Tool (Retract): Membebaskan tool dari benda kerja dengan gerak cepat ke atas (contoh: G00 Z100.).
  • Mematikan Komponen: * M09 untuk mematikan coolant. M05 untuk mematikan putaran spindle.
  • Kembali ke Titik Nol Mesin (Home Position): Biasanya menggunakan G28 G91 Z0. (sumbu Z naik ke posisi home), lalu diikuti sumbu X dan Y.
  • Akhir Program: Ditutup dengan M30 yang menghentikan program dan mengembalikannya ke baris paling atas (rewind) untuk siap memproses benda kerja berikutnya.

D. CONTOH PEMPROGRAMAN

%
O1001 (CONTOH PROGRAM MILLING)
(--- HEADER ---)
G17 G21 G40 G49 G80 G90 (Safety Block & Satuan Metrik)
T1 M06 (Panggil Tool 1)
G54 (Pilih Titik Nol Benda Kerja)
S1500 M03 (Spindle 1500 RPM, Searah jarum jam)

(--- BODY / PEMESINAN ---)
G00 X10. Y10. (Gerak cepat ke posisi X10 Y10)
G43 H1 Z50. (Aktifkan kompensasi panjang tool, turun ke Z50)
M08 (Coolant Nyala)
G01 Z-5. F200 (Turun menyayat material sedalam 5mm dgn Feedrate 200)
G01 X50. (Gerak lurus menyayat ke X50)
G01 Y50. (Gerak lurus menyayat ke Y50)

(--- FOOTER ---)
G00 Z50. (Tarik tool ke atas/posisi aman)
M09 (Coolant Mati)
M05 (Spindle Mati)
G28 G91 Z0. (Sumbu Z kembali ke Home)
G28 X0. Y0. (Sumbu X dan Y kembali ke Home)
M30 (Program Selesai)
%


-= TERIMA KASIH =- 

Posting Komentar