SIMBOL DASAR PENGELASAN
Simbol dasar pengelasan adalah bahasa gambar internasional yang digunakan untuk memberikan instruksi lengkap tentang bagaimana suatu sambungan las harus dibuat. Dengan simbol ini, insinyur, desainer, dan welder (juru las) bisa berkomunikasi tanpa perlu menulis penjelasan panjang lebar di gambar teknik. Acuan standar yang paling sering digunakan di dunia adalah AWS (American Welding Society) A2.4 atau ISO 2553.
STRUKTUR UTAMA SIMBOL LAS (STANDAR WELDING SYMBOL)
Setiap simbol las lengkap selalu dibangun di atas tiga elemen utama:
- Garis Referensi (Reference Line): Garis horizontal tempat semua simbol dasar dan dimensi diletakkan. Garis ini adalah jantung dari simbol las.
- Panah (Arrow): Garis tegak lurus atau miring yang menunjuk langsung ke sambungan yang akan dilas.
- Ekor (Tail): Bagian berbentuk huruf "V" di ujung garis referensi. Bagian ini bersifat opsional, biasanya digunakan untuk menuliskan informasi tambahan seperti proses las (misal: SMAW, TIG, MIG) atau spesifikasi khusus.
Aturan Sisi Panah (Arrow Side)
Posisi simbol dasar di atas atau di bawah garis referensi memiliki arti yang sangat krusial:
- Di bawah garis referensi: Berarti pengelasan dilakukan pada sisi yang ditunjuk panah (Arrow Side).
- Di atas garis referensi: Berarti pengelasan dilakukan pada sisi sebaliknya/seberang panah (Other Side).
MACAM-MACAM SIMBOL DASAR LAS (WELDING SYMBOLS)
Simbol dasar ini diletakkan tepat pada garis referensi dan bentuknya menyerupai bentuk potongan melintang dari hasil lasan itu sendiri. Berikut adalah beberapa simbol yang paling sering dijumpai:
1. Alur Sudut (Fillet Weld)
- Bentuk Simbol: Segitiga siku-siku.
- Fungsi: Digunakan untuk menyambung dua plat yang membentuk sudut tegak lurus (T-joint) atau tumpang tindih (Lap joint).
2. Alur Las (Groove Welds)
Digunakan ketika ujung plat yang akan disambung dipotong miring (dibevel) terlebih dahulu agar penetrasi las bisa tembus sampai ke dalam.
SIMBOL TAMBAHAN (SUPPLEMENTARY SYMBOLS)
Selain simbol dasar di atas, sering kali ditambahkan simbol kecil lainnya untuk memperjelas hasil akhir yang diinginkan:
1. Lingkaran di Sambungan Panah (Weld-All-Around)
- Jika ada lingkaran kecil di titik pertemuan antara panah dan garis referensi, artinya pengelasan harus dilakukan keliling penuh di sepanjang sambungan tersebut.
- Jika ada simbol bendera, artinya pengelasan tidak dilakukan di dalam workshop/pabrik, melainkan harus dilas di lapangan (lokasi proyek pemasangan).
- Garis lurus atau melengkung di atas simbol dasar untuk menentukan bentuk permukaan lasan setelah selesai:
- Garis lurus (—) : Permukaan las harus rata (Flush)
- Garis cembung ( ⌒ ) : Permukaan las cembung (Convex)
- Garis cekung ( ︶ ) : Permukaan las cekung (Concave)
-= TERIMA KASIH =-



Posting Komentar