KOORDINAT ABSOLUT (G90) PADA CNC BUBUT (LATHE)
Sistem koordinat Absolut (G90) adalah salah satu metode penentuan posisi pahat pada mesin CNC bubut, di mana semua titik koordinat diukur dari satu titik ikat (titik pusat) yang tetap, yaitu titik X0, Z0 (biasanya berada di ujung depan tengah benda kerja). Sederhananya, metode absolut mirip seperti membaca koordinat Kartesius biasa di matematika, di mana posisi sumbu tidak pernah berubah selama program berjalan.
KARAKTERISTIK SUMBU PADA CNC BUBUT ABSOLUT
Pada mesin bubut CNC, pergerakan pahat diwakili oleh dua sumbu utama:
- Sumbu X: Menunjukkan diameter benda kerja (bukan jari-jari). Jadi, jika pahat bergerak ke diameter 50 mm, maka koordinatnya adalah X50.
- Sumbu Z: Menunjukkan panjang/kedalaman benda kerja. Z+ arahnya menjauhi spindel/benda kerja (ke kanan), Z- arahnya mendekati spindel/memotong benda kerja (ke kiri).
CONTOH ILUSTRASI PENULISAN PROGRAM (G90)
Bayangkan kita memiliki benda kerja bertingkat dengan target pembubutan dari titik Start ke Titik A, lalu ke Titik B.
- Titik Start: Pahat berada di luar benda kerja.
- Titik A: Diameter 20mm, panjang pemakanan 15mm masuk ke dalam benda kerja.
- Titik B: Diameter bertingkat menjadi 40mm, masuk lagi lebih dalam sejauh 25mm dari ujung benda kerja.
Jika di program menggunakan mode absolut (G90), maka penulisan koordinatnya adalah:
| Posisi Pahat | Kode Perintah (G90) | Penjelasan |
| Ke Titik A | G01 X20.0 Z-15.0 F0.1 | Pahat bergerak menuju diameter 20mm dan masuk sejauh 15mm dari ujung benda kerja. |
| Ke Titik B | G01 X40.0 Z-25.0 | Pahat bergerak menuju diameter 40mm dan panjang total 25mm dihitung dari ujung paling depan (Z0). |
- Perhatikan perpindahan dari Titik A ke Titik B pada sumbu Z.
- Meskipun jarak dari A ke B sebenarnya hanya 10mm (25 - 15), nilai Z yang ditulis di program tetap Z-25.0 karena hitungannya selalu kembali ke titik nol utama (ujung benda kerja).
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOORDINAT ABSOLUT
- Mudah Dikoreksi: Jika ada kesalahan ukuran pada satu baris program, Anda cukup memperbaiki baris tersebut tanpa memengaruhi baris program berikutnya.
- Sesuai Gambar Kerja: Mayoritas gambar teknik menggunakan dimensi total dari satu garis basis (datum), sehingga operator/programmer tinggal memasukkan angka yang tertera pada gambar tanpa perlu menghitung selisih jarak.
PENUGASAN (ASSIGNMENT)
1. Berapakah nilai Sumbu X,Z dari X terbesar ke X terkecil pada koordinat:
A = (7,0)
B = (...,...)
C = (...,...)
D = (...,...)
E = (...,...)
F = (...,...)
G = (...,...)
2. Berapakah nilai Sumbu X,Z dari X terbesar ke X terkecil pada koordinat:
A = (0,0)
B = (...,...)
C = (...,...)
D = (...,...)
E = (...,...)
F = (...,...)
G = (...,...)
-= TERIMA KASIH =-


Posting Komentar