ZMedia Purwodadi

PENENTUAN TITIK NOL BUBUT

Table of Contents


Penentuan titik nol pada mesin bubut, atau yang sering disebut sebagai setting nol (zero setting) atau referensi pahat, adalah langkah fundamental untuk memastikan pahat bergerak ke koordinat yang tepat sesuai dengan gambar kerja. Tanpa penentuan titik nol yang akurat, benda kerja akan memiliki dimensi yang meleset atau tidak konsisten.

Berikut adalah langkah-langkah dan konsep dalam menentukan titik nol:

A. KONSEP TITIK NOL (WORK COORDINATE SYSTEM)

Titik nol biasanya ditentukan pada dua sumbu utama:

  • Sumbu Z (Sumbu Memanjang): Biasanya diambil dari permukaan ujung benda kerja yang menghadap ke arah kepala lepas (tailstock). Ini adalah titik referensi untuk panjang pemotongan.
  • Sumbu X (Sumbu Melintang/Diameter): Biasanya diambil dari pusat putaran benda kerja (sumbu poros). Karena pahat bubut bergerak secara melintang, titik nol sumbu X adalah titik di mana pahat menyentuh pusat benda kerja (diameter 0).

B. METODE PENENTUAN TITIK NOL (MANUAL)

Untuk mesin bubut konvensional atau manual, titik nol ditentukan melalui sentuhan fisik:

1. Sumbu Z

  • Dekatkan pahat hingga menyentuh tipis permukaan ujung benda kerja (saat mesin berputar).
  • Setelah menyentuh (biasanya terlihat tatal halus atau bunyi gesekan tipis), kunci posisi carriage atau catat posisi skala pada eretan.
  • Setel skala dial pada eretan ke angka nol.

2. Sumbu X
  • Lakukan penyayatan tipis (facing) pada diameter benda kerja.
  • Tanpa menggerakkan eretan melintang (sumbu X), tarik pahat mundur secara memanjang.
  • Ukur diameter hasil sayatan menggunakan jangka sorong (vernier caliper).
  • Bagi angka diameter tersebut menjadi dua, lalu gerakkan eretan melintang sejauh angka tersebut menuju ke arah pusat benda kerja. Di titik itulah posisi diameter 0 berada.

C. HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
  • Kondisi Pahat: Pastikan pahat sudah terpasang dengan benar dan ujung mata potong dalam kondisi tajam. Pahat yang tumpul akan menyebabkan kesalahan dalam pembacaan saat "menyentuh" benda kerja.
  • Kecepatan Putar: Saat menentukan nol secara manual, gunakan kecepatan putar yang aman agar gesekan antara pahat dan benda kerja tidak merusak mata potong.
  • Konsistensi: Selalu lakukan proses zero setting setiap kali mengganti pahat atau melakukan setup benda kerja baru untuk menjaga akurasi dimensi.


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar