PENCEKAMAN BENDA KERJA PADA MESIN BUBUT
Pencekaman benda kerja pada mesin bubut adalah proses krusial untuk menjamin keamanan, akurasi, dan kualitas hasil pemesinan. Secara prinsip, benda kerja harus terikat dengan kuat, sentris (sepusat), dan stabil untuk menahan gaya potong yang dihasilkan oleh pahat.
Berikut adalah penjelasan mengenai metode dan perangkat pencekaman yang umum digunakan:
1. CEKAM RAHANG TIGA (SELF CENTERING CHUCK)
Ini adalah perangkat yang paling umum digunakan untuk benda kerja berbentuk silinder atau heksagonal.
- Cara Kerja: Ketiga rahang bergerak secara simultan saat kunci cekam diputar.
- Kelebihan: Cepat dalam pemasangan dan secara otomatis memusatkan benda kerja.
- Kekurangan: Jika rahang sudah aus, akurasi pemusatan akan berkurang. Tidak cocok untuk benda kerja yang tidak bulat sempurna atau tidak simetris.
2. CEKAM RAHANG EMPAT (INDEPENDENT CHUCK)
Rahang pada tipe ini dapat digerakkan secara individual.
- Cara Kerja: Setiap rahang memiliki baut penggerak sendiri.
- Kelebihan: Sangat fleksibel untuk benda kerja yang tidak simetris (seperti kotak atau bentuk aneh) dan dapat digunakan untuk menyetel benda kerja agar eksentrik (tidak sepusat).
- Kekurangan: Membutuhkan waktu lebih lama untuk proses penyetingan (perlu menggunakan dial indicator agar sentris).
Sumber : https://rosnokmachine.com
3. COLLET (COLLET CHUCK)
Collet adalah selongsong baja yang dibelah-belah dan dikencangkan dengan mekanisme drawbar atau nose cap.
- Kegunaan: Digunakan untuk benda kerja dengan diameter yang presisi (biasanya material bar stock atau batang).
- Keunggulan: Memberikan daya cengkeram yang merata di sekeliling permukaan benda kerja dan sangat akurat untuk pekerjaan produksi massal yang membutuhkan ketelitian tinggi.
4. PELAT PEMBAWA (FACE PLATE)
Digunakan untuk benda kerja yang tidak dapat dicekam dengan cekam rahang karena bentuknya yang tidak beraturan atau dimensinya yang besar.
Cara Kerja: Benda kerja diklem langsung ke permukaan pelat menggunakan baut, klem, atau blok penyangga.
Sumber : https://www.machineseeker.id
5. PENCEKAMAN DI ANTARA DUA SENTER
Metode ini digunakan untuk benda kerja yang panjang dan memerlukan akurasi geometri yang sangat tinggi.
- Komponen: Benda kerja dipasang di antara senter tetap (di kepala lepas) dan senter jalan/tetap (di kepala tetap).
- Transmisi Daya: Untuk memutar benda kerja, digunakan lathe dog (pembawa) yang dikaitkan pada pelat pembawa.
Hal Penting dalam Pencekaman
Agar proses pembubutan aman dan akurat, perhatikan poin-poin berikut:
- Panjang Penjepitan: Pastikan panjang benda kerja yang masuk ke dalam rahang cukup (minimal 1/3 dari panjang rahang) agar tidak terjadi getaran atau benda kerja terlepas.
- Kebersihan: Selalu bersihkan permukaan cekam dan benda kerja dari serpihan logam (tatal) atau oli sebelum dipasang agar tidak terjadi run-out (ketidakrataan putaran).
- Kekuatan Tekanan: Jangan terlalu kencang hingga merusak permukaan benda kerja yang lunak, namun jangan terlalu longgar hingga benda kerja meluncur saat terkena gaya potong.
- Penggunaan Penyangga (Steady/Follow Rest): Untuk benda kerja yang sangat panjang, pencekaman di cekam saja tidak cukup. Anda harus menggunakan steady rest (penyangga tetap) atau follow rest (penyangga jalan) untuk mencegah defleksi (lenturan) akibat tekanan pahat.
-= TERIMA KASIH =-


Posting Komentar