PEMERIKSAAN PERLENGKAPAN MESIN BUBUT
Pemeriksaan perlengkapan mesin bubut merupakan bagian integral dari pemeliharaan preventif. Perlengkapan (accessories/tooling) yang tidak terawat dengan baik akan menurunkan akurasi, memperpendek umur pahat, dan berpotensi membahayakan operator.
Berikut adalah aspek-aspek utama dalam pemeriksaan perlengkapan mesin bubut:
1. CEKAM (CHUCK)
Cekam adalah komponen paling kritis karena berfungsi memegang benda kerja.
- Rahang Cekam (Jaw): Periksa apakah ada keausan pada gigi rahang. Jika rahang sudah tidak mencengkeram dengan rata, benda kerja bisa terlepas saat putaran tinggi.
- Sistem Pengunci: Pastikan kunci cekam (chuck key) tidak longgar dan mekanisme penguncian berputar dengan lancar tanpa hambatan (macet).
- Kebersihan: Sering terjadi tumpukan beram di alur rahang. Bersihkan secara rutin karena beram yang terjepit akan membuat cekam tidak sentris.
2. KEPALA LEPAS (TAILSTOCK)
Digunakan untuk menopang benda kerja yang panjang atau untuk proses pengeboran.
- Kelurusan (Alignment): Periksa apakah pusat kepala lepas (center) berada tepat segaris dengan sumbu spindle. Gunakan batang uji (test bar) untuk memastikannya.
- Kondisi Sleeve: Pastikan sleeve (batang luncur) kepala lepas tidak oblak atau goyang saat dikeluarkan.
- Pelumasan: Pastikan mekanisme pengunci dan engkol kepala lepas terlumasi agar tidak berat saat digerakkan.
3. RUMAH PAHAT (TOOL POST)
Komponen yang memegang pahat bubut.
- Kekakuan (Rigidity): Periksa baut pengunci tool post. Jika longgar, pahat akan bergetar (chatter) saat menyayat, yang mengakibatkan permukaan benda kerja kasar.
- Alas Pahat (Shims): Jika menggunakan tool post konvensional, pastikan pelat pengganjal (shims) dalam kondisi rata agar tinggi ujung pahat tepat setinggi senter.
Sumber : https://cncwmt-com
4. PERLENGKAPAN TAMBAHAN (STEADY REST & FOLLOW REST)
Digunakan untuk menopang benda kerja yang panjang agar tidak melentur (deflection).
- Jari Penopang (Fingers): Periksa ujung jari penopang (biasanya dari kuningan atau bearing). Jika sudah aus atau terkikis, harus segera disetel ulang atau diganti agar tidak merusak permukaan benda kerja.
- Kelancaran Ulir Pengatur: Pastikan ulir pengatur jari-jari penopang tidak kotor agar penyetelan posisi bisa dilakukan dengan presisi.
5. PAHAT BUBUT (CUTTING TOOLS)
Meskipun dianggap sebagai consumable, kondisinya harus selalu diperiksa.
- Sudut Potong: Periksa ketajaman sudut potong. Pahat yang tumpul akan meningkatkan beban pada mesin dan panas berlebih pada benda kerja.
- Retak: Untuk pahat sisipan (insert), periksa adanya retakan kecil pada ujung karbida yang bisa menyebabkan patah mendadak saat digunakan.
Tabel Ringkasan Pemeriksaan Kelengkapan
| Perlengkapan | Fokus Pemeriksaan | Gejala Kerusakan |
| Cekam | Keausan gigi rahang | Benda kerja tidak sentris |
| Kepala Lepas | Kesejajaran sumbu | Benda kerja konis (tirus) |
| Tool Post | Kekakuan kunci | Hasil sayatan kasar/getar |
| Steady Rest | Keausan ujung jari | Benda kerja tergores |
Tips Teknis:
Selalu gunakan dial indicator untuk melakukan verifikasi geometris pada setiap perlengkapan setelah pemasangan. Jangan memaksakan pemasangan perlengkapan yang tidak pas (seperti center yang oblak pada tailstock) karena dapat merusak lubang senter pada benda kerja.
-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar