ZMedia Purwodadi

PEMBUBUTAN KARTEL

Table of Contents

Sumber : teknikece.com

Pembubutan kartel (knurling) adalah proses pemesinan bubut non-sayat yang bertujuan untuk membuat profil atau pola tekstur kasar pada permukaan benda kerja silindris. Berbeda dengan membubut rata atau beralur yang membuang material, proses kartel dilakukan dengan cara menekan benda kerja menggunakan roda kartel (knurling tool) sehingga material mengalami deformasi plastis dan membentuk pola sesuai dengan roda penekannya.



A. FUNGSI PEMBUBUTAN KARTEL

1. Meningkatkan Daya Cengkeram (Grip)
  • Membuat permukaan benda kerja tidak licin saat dipegang oleh tangan yang berkeringat atau berminyak.
2. Keperluan Estetika/Finishing
  • Memberikan tampilan visual yang lebih menarik dan profesional pada produk.
3. Pengencangan Manual
  • Umumnya diterapkan pada komponen yang dirancang untuk diputar dengan tangan, seperti baut penyetel (thumb screw), gagang penitik, pegangan mikro jangka sorong, dan tuas mesin.


B. JENIS-JENIS POLA KARTEL

Berdasarkan bentuk guratan yang dihasilkan, kartel dibagi menjadi tiga jenis utama:

1. Kartel Belah Ketupat / Silang (Diamond Pattern)
  • Menghasilkan profil berbentuk intan atau silang (x). Pola ini adalah yang paling umum digunakan karena memberikan daya cengkeram terbaik ke segala arah.
2. Kartel Lurus (Straight Pattern)
  • Menghasilkan profil garis-garis lurus yang sejajar dengan sumbu benda kerja. Biasanya digunakan untuk kebutuhan estetika atau komponen yang akan dipres (press-fit).
3. Kartel Miring (Helical/Diagonal Pattern)
  • Menghasilkan profil garis miring (ke kiri atau ke kanan) dengan sudut tertentu (biasanya 30 derajat atau 45 derajat).



C. LANGKAH KERJA PEMBUBUTAN KARTEL

Proses kartel membutuhkan tekanan mekanis yang sangat besar, sehingga persiapannya harus dilakukan dengan cermat agar tidak merusak mesin atau benda kerja.

1. Persiapan Diameter Benda Kerja

  • Karena material ditekan dan berdeformasi ke atas, diameter luar benda kerja akan sedikit membesar setelah dikartel. 
  • Oleh karena itu, diameter awal benda kerja harus dibubut sedikit lebih kecil dari ukuran luar yang diinginkan (biasanya dikurangi sekitar 1/3 hingga 1/2 dari kisar/pitch gigi kartel).
2. Pemasangan Pahat Kartel

  • Pasang tangkai kartel pada tool post.
  • Pastikan posisi roda kartel benar-benar setinggi senter benda kerja. Jika menggunakan roda kartel ganda (untuk pola diamond), pastikan kedua roda menempel secara merata pada permukaan benda kerja.
  • Posisikan pemegang kartel tegak lurus (90 derajar) terhadap sumbu benda kerja.
3. Pengatur Mesin (RPM atau Feed)
  • Kecepatan Putar (RPM): Gunakan kecepatan yang sangat rendah, sekitar 1/4 hingga 1/3 dari kecepatan bubut normal (misal: 60–100 RPM). Putaran yang terlalu cepat akan membuat roda kartel cepat aus dan merusak pola.
  • Gerak Makan (Feed): Gunakan feed otomatis yang kasar/cepat (sekitar 0.4 - 1.0 mm/putaran) agar roda kartel dapat mengikuti jalur guratan yang sudah terbentuk dengan konsisten.
4. Proses Penekanan dan Penyayatan
  • Sentuhkan roda kartel pada ujung benda kerja dalam kondisi mesin mati.
  • Nyalakan mesin, lalu tekan eretan lintang secara bertenaga hingga roda kartel masuk ke dalam material (kedalaman sekitar 0.2 - 0.5 mm) untuk membentuk cetakan awal.
  • Periksa pola awal yang terbentuk. Jika pola diamond sudah simetris dan tidak tumpang tindih (double tracking), aktifkan gerak makan otomatis (eretan memanjang).
  • Berikan cairan pendingin (coolant) atau oli secara kontinyu. Pelumasan sangat krusial dalam proses ini untuk menghanyutkan serpihan mikro material dan mengurangi gesekan panas yang ekstrem.
  • Jika kedalaman belum maksimal, balik arah putaran mesin (reverse) tanpa menjauhkan pahat kartel, lalu tekan lagi eretan lintang sedikit lebih dalam dan jalankan kembali secara otomatis hingga profil tajam dan penuh terbentuk.
Tips Kritis & Keselamatan Kerja (K3):
  • Jangan menyentuh hasil kartel saat mesin masih berputar untuk memeriksa ketajamannya, karena dapat merobek kulit atau sarung tangan Anda.
  • Pastikan benda kerja ditahan menggunakan senter kepala lepas (live center) jika panjang benda kerja melebihi 3 kali diameternya, karena tekanan radial dari kartel sangat kuat dan bisa membengkokkan benda kerja.


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar