ZMedia Purwodadi

PEMBUBUBUTAN CHAMFER & RADIUS

Table of Contents

 

Dalam teknik pemesinan menggunakan mesin bubut konvensional, proses pembuatan chamfer dan radius adalah teknik dasar yang sangat penting untuk memberikan fungsi teknis dan estetika pada benda kerja.

A. PEMBUBUTAN CHAMFER

Chamfer adalah proses memotong sudut tajam pada ujung benda kerja sehingga membentuk permukaan miring (biasanya pada sudut 45 derajat).

Sumber : youtube.com

1. Fungsi

  • Keamanan: Menghilangkan sisi tajam agar tidak melukai operator saat menangani benda kerja.
  • Kemudahan Perakitan: Memudahkan benda kerja saat dimasukkan ke dalam lubang atau dudukan (lead-in).
  • Mencegah Kerusakan: Melindungi ujung benda kerja agar tidak mudah sompel atau rusak jika terjatuh.

2. Teknik Pengerjaan:

  • Penyayatan Miring: Mengatur sudut top slide (eretan atas) pada mesin bubut sesuai dengan sudut chamfer yang diinginkan (umumnya 45°), kemudian memutar handel eretan atas.
  • Penyayatan Bertingkat: Menggunakan eretan memanjang dan melintang secara bersamaan (teknik manual) atau membuat langkah-langkah kecil lalu menghaluskan permukaannya.


B. PEMBUBUTAN RADIUS

Pembubutan radius adalah proses membentuk kurva atau lengkungan pada benda kerja.

Sumber : youtube.com

1. Fungsi

  • Distribusi Tegangan: Radius berfungsi untuk mengurangi konsentrasi tegangan pada bagian benda kerja yang memiliki perubahan diameter, sehingga benda kerja lebih kuat dan tidak mudah patah (terutama pada poros).
  • Fungsi Mekanis: Sering digunakan pada dudukan bantalan (bearing) atau komponen transmisi.
  • Estetika: Memberikan hasil akhir yang halus dan rapi.

2. Teknik Pengerjaan:

  • Radius Tool (Pahat Radius): Menggunakan pahat yang ujungnya sudah dibentuk mengikuti radius yang diinginkan (untuk radius kecil).
  • Koordinasi Eretan: Menggerakkan eretan melintang (cross slide) dan eretan memanjang (longitudinal feed) secara bersamaan dan berirama. Ini memerlukan koordinasi tangan yang sangat terlatih untuk menghasilkan lengkungan yang konsisten.
  • Template: Menggunakan mal atau template sebagai panduan visual saat melakukan penyayatan manual.


C. PERBANDINGAN RINGKAS

FiturChamferRadius
BentukGaris lurus miringGaris melengkung (busur)
Tingkat KesulitanMudah (bisa pakai top slide)Lebih sulit (perlu koordinasi tangan)
Fungsi UtamaLead-in & KeamananMenghilangkan konsentrasi tegangan

D. TIPS HASIL OPTIMAL

  • Pahat yang Tajam: Pastikan pahat bubut memiliki sudut potong yang sesuai dan dalam kondisi tajam untuk menghindari getaran (chatter) yang merusak permukaan.
  • Kecepatan Potong (Cutting Speed): Gunakan putaran mesin yang stabil. Untuk radius, biasanya kecepatan potong lebih rendah agar gerakan tangan operator bisa mengikuti lengkungan dengan lebih akurat.
  • Finishing: Selalu sediakan sedikit material untuk penyayatan akhir (finishing) agar permukaan chamfer atau radius halus dan tidak meninggalkan bekas pahatan yang kasar.


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar