ZMedia Purwodadi

MEJA PUTAR (ROTARY TABLE) PADA MESIN FRAIS

Table of Contents


Sumber : indotech-group.co.id

Meja putar (Rotary Table) adalah salah satu perlengkapan tambahan yang sangat penting pada mesin frais (milling machine). Alat ini berfungsi sebagai pencekam sekaligus pemutar benda kerja agar dapat dipotong, dibor, atau difrais pada sudut dan interval yang sangat presisi.

1. FUNGSI UTAMA MEJA PUTAR

Meja putar memungkinkan masinis untuk melakukan pekerjaan yang sulit atau tidak mungkin dilakukan hanya dengan pergerakan sumbu X, Y, dan Z standar pada mesin frais. Fungsinya meliputi:

  • Mengefrais Bentuk Melingkar (Circular Milling): Memotong benda kerja dalam bentuk profil melingkar, busur, atau radius (contohnya membuat alur melingkar).
  • Pembagian Sudut (Indexing): Memutar benda kerja pada sudut tertentu yang sangat presisi. Ini berguna untuk membuat segi beraturan (segi enam, segi delapan) atau membuat jarak antar lubang yang sama persis dalam sebuah lingkaran (bolt hole circle).
  • Pembuatan Roda Gigi: Meskipun kepala pembagi (dividing head) lebih sering digunakan untuk roda gigi, meja putar juga bisa dimanfaatkan untuk memotong gigi pada roda gigi besar dengan menggunakan pelat indeks.
2. KOMPONEN UTAMA
  • Piringan Meja (Platter) dan Alur T (T-Slots): Bagian atas meja yang berputar. Dilengkapi dengan alur berbentuk T yang digunakan untuk memasang baut dan klem pengikat benda kerja atau chuck.
  • Skala Derajat: Terdapat skala melingkar di sekeliling meja (dari 0° hingga 360°) untuk membaca pergerakan sudut kasar.
  • Mekanisme Roda Gigi Cacing (Worm Gear): Di dalam meja putar terdapat poros cacing (worm shaft) dan roda gigi cacing (worm wheel). Mekanisme ini memastikan putaran yang sangat halus dan mencegah meja berputar sendiri akibat gaya potong pisau frais.
  • Engkol Pemutar (Handwheel) & Skala Mikrometer: Digunakan untuk memutar meja. Pada engkol ini terdapat skala mikrometer (dalam satuan menit dan detik busur) untuk mengatur putaran yang sangat teliti.
  • Tuas Pengunci (Locking Lever): Digunakan untuk mengunci piringan meja agar tidak bergerak atau bergetar saat proses pemakanan benda kerja berlangsung.

3. PRINSIP KERJA & RASIO

Cara kerja meja putar sangat bergantung pada rasio roda gigi cacing di dalamnya. Rasio yang paling umum digunakan adalah 40:1, 72:1, atau 90:1.

Sebagai contoh, jika sebuah meja putar memiliki rasio 90:1:

  • Dibutuhkan tepat 90 putaran penuh pada engkol untuk memutar piringan meja sebanyak 1 putaran penuh (360°).
  • Artinya, 1 putaran penuh pada engkol pemutar akan menggerakkan piringan meja sejauh 4 derajat (360 ÷ 90 = 4).
  • Skala mikrometer pada engkol kemudian membagi 4 derajat ini ke dalam satuan menit untuk presisi tinggi.
4. JENIS MEJA PUTAR
  • Horizontal: Meja hanya bisa diletakkan mendatar di atas meja mesin frais. Sumbu putarnya tegak lurus (vertikal) ke atas.
  • Vertical/Horizontal (Universal): Meja ini memiliki dua permukaan datar yang rata, sehingga bisa dipasang secara mendatar (sumbu vertikal) atau diberdirikan tegak (sumbu horizontal). Ini memberikan fleksibilitas ekstra untuk menjangkau berbagai sisi benda kerja.

Posting Komentar