WORK FEATURES PADA AUTODESK INVENTOR
Work features mempermudah pembuatan referensi gambar pada bidang miring, permukaan melengkung (silinder), atau posisi yang tidak sejajar dengan bidang asal (Origin Planes).
1. WORK FEATURES
Dalam Autodesk Inventor, Work Features adalah geometri referensi parametrik yang digunakan saat bidang standar (XY, YZ, XZ) tidak cukup untuk meletakkan sketsa atau fitur. Anggap saja sebagai "alat bantu ukur" atau "papan tulis melayang" yang bisa kita letakkan di mana saja sesuai kebutuhan konstruksi model.
2. WORK PLANE (BIDANG KERJA)
Work Plane digunakan sebagai dasar untuk membuat sketsa 2D pada posisi yang tidak biasa.
Pada Bidang Miring:
- Pilih perintah Work Plane.
- Klik pada garis (edge) yang menjadi poros kemiringan.
- Klik pada permukaan datar yang akan menjadi referensi sudut.
- Masukkan derajat kemiringan yang diinginkan (misal: 45°).
Pada Permukaan Silinder (Tangensial):
- Pilih perintah Work Plane.
- Klik permukaan silinder.
- Klik bidang asal (Origin Plane) atau permukaan datar yang sejajar/tegak lurus dengan posisi plane yang diinginkan.
- Hasilnya, plane akan menempel di kulit luar silinder (tangent).
3. WORK AXIS (SUMBU KERJA)
Work Axis sangat berguna untuk menjadi pusat rotasi (Revolve), referensi lingkaran baut (Circular Pattern), atau menentukan garis tengah silinder yang tidak memiliki lubang.
Cara Membuat:
- Melalui Lubang/Silinder: Klik perintah Work Axis, lalu klik permukaan lengkung silinder. Sumbu otomatis muncul di tengah.
- Melalui Dua Titik: Klik dua buah Work Point atau titik sudut (vertex) untuk menarik garis sumbu di antara keduanya.
- Perpotongan Dua Bidang: Klik dua bidang yang bersinggungan; garis pertemuan keduanya akan menjadi Work Axis.
4. WORK POINT (TITIK KERJA)
Work Point digunakan untuk menandai lokasi spesifik di ruang 3D, sering kali digunakan sebagai referensi untuk penempatan lubang (Hole) atau jalur Sweep.
Cara Membuat:
- Titik Pusat (Center Point): Klik pada tepi lingkaran atau lubang untuk mendapatkan titik pusatnya.
- Perpotongan Garis: Klik dua garis yang berpotongan.
- Titik Puncak (Vertex): Langsung klik pada pojok-pojok tajam dari model 3D.
| Kondisi | Work Feature yang Dibutuhkan | Teknik Utama |
| Membuat lubang tegak lurus di permukaan miring | Work Plane | Angle to Plane around Edge |
| Membuat sketsa tepat di tengah-tengah silinder | Work Plane | Midplane between two parallel planes |
| Menentukan titik pusat massa atau titik ikat | Work Point | Center point of torus/sphere |
| Menyelaraskan komponen pada poros yang sama | Work Axis | Through Center of Revolved Feature |
Sumber : Solidworks JO
Video Pembelajaran Autodesk Inventor
6. TIPS
- Visibility: Jika layar terlalu penuh dengan bidang kuning, tekan tombol
Alt + Vatau klik kanan pada fitur di Browser Bar dan hilangkan centang Visibility. - Adaptive: Work features bersifat adaptif. Jika Anda mengubah dimensi model utama, Work Plane/Axis/Point tersebut akan ikut bergeser secara otomatis mengikuti referensinya.
- Catatan Penting: Selalu gunakan sesedikit mungkin Work Features untuk menjaga performa file dan memudahkan proses editing di kemudian hari. Gunakan hanya saat bidang Origin tidak bisa lagi mengakomodasi kebutuhan desain Anda.
-= TERIMA KASIH =-
