ZMedia Purwodadi

TEKNIK PEMESINAN BUBUT

Table of Contents

 

1. Profil Modul & Tujuan Pembelajaran Umum

  • Tingkat/Semester: SMK Kelas XI / XII (Fase F)

  • Tujuan Akhir: Peserta didik mampu menganalisis parameter pemotongan, mempersiapkan mesin, dan mengeksekusi berbagai teknik pembubutan kompleks (eksentrik, profil, alat bantu) untuk menghasilkan produk rakitan presisi yang sesuai dengan standar gambar kerja (SOP).

ALUR MATERI PEMBELAJARAN (BLOCK SYSTEM / PER TEMUAN)

UNIT 1: Parameter Pemotongan & Persiapan Kerja (Fondasi)

Fokus: Akurasi perhitungan dan keselamatan kerja sebelum menyentuh mesin.

  • Materi Pokok:

    • Parameter Pemotongan Mesin Bubut: Kecepatan potong ($Cs$), kecepatan putaran mesin ($n$), kecepatan pemakanan ($f$), dan waktu pemesinan ($Tm$).

    • Persiapan Pekerjaan: Pembacaan gambar kerja teknik (toleransi geometris dan suaian), pemilihan jenis material, pemilihan pahat bubut (HSS/Karbida) beserta sudut asahnya.

    • K3 & 5R: Pengecekan standar keselamatan mesin, penggunaan APD, dan pembersihan area kerja.

  • Aktivitas Belajar: Latihan soal perhitungan parameter potong menggunakan rumus, dilanjutkan dengan setting pahat setinggi senter pada mesin.

UNIT 2: Pembubutan untuk Jenis Pekerjaan Tertentu & Profil

Fokus: Penguasaan variasi bentuk permukaan benda kerja.

  • Materi Pokok:

    • Pembubutan Ulir & Alur Kompleks: Pembuatan ulir segi empat, ulir trapesium, atau ulir jamak (multi-start).

    • Pembubutan Profil (Form Turning): * Pembubutan profil menggunakan pahat bentuk (pahat radius/pahat khusus).

      • Pembubutan profil manual dengan mengombinasikan gerakan eretan lintang dan eretan atas secara simultan (free-hand turning).

  • Aktivitas Belajar: Praktik membuat poros dengan variasi alur, ulir, dan radius (kondom/cekung).

UNIT 3: Pembubutan Eksentrik (Crankshaft & Poros Eksentrik)

Fokus: Pergeseran sumbu putar dan penyeimbangan (balancing).

  • Materi Pokok:

    • Konsep Eksentrik: Memahami pergeseran titik pusat (center offset).

    • Metode Pembubutan Eksentrik:

      • Menggunakan independent chuck (rahang empat).

      • Menggunakan metode pergeseran senter (between center dengan dua penitik).

      • Menggunakan fixture atau jepitan khusus.

    • Perhitungan Penyeimbangan: Mengatasi gaya sentrifugal akibat ketidakseimbangan benda kerja saat berputar.

  • Aktivitas Belajar: Menghitung offset, Menitik senter eksentrik pada surface plate, dan membubut poros eksentrik sederhana.

UNIT 4: Pembubutan dengan Alat Bantu (Fixture & Special Attachments)

Fokus: Membubut benda kerja non-silindris atau tidak beraturan.

  • Materi Pokok:

    • Alat Bantu Penyangga: Penggunaan Steady Rest (penyangga tetap) dan Follow Rest (penyangga jalan) untuk poros panjang.

    • Alat Bantu Cekam Khusus: Penggunaan Face Plate (piring rata) untuk benda kerja tidak beraturan, Mandrel untuk membubut diameter luar yang konsentris dengan lubang, serta Taper Attachment (jika ada).

  • Aktivitas Belajar: Membubut poros panjang menggunakan steady rest untuk mencegah lenturan (deflection).

UNIT 5: Pembubutan Benda Rakitan Kompleks (Project-Based Learning)

Fokus: Integrasi seluruh kompetensi, toleransi presisi (suaian), dan assembly.

  • Materi Pokok:

    • Analisis Gambar Kerja Rakitan: Memahami hubungan interlocking antar komponen (suaian longgar, pas, atau paksa).

    • Penyusunan Routing Sheet: Menentukan urutan langkah kerja pengerjaan komponen yang efektif agar tidak terjadi deformasi material.

    • Control Quality: Pengukuran presisi menggunakan mikrometer luar/dalam, dial indicator, dan pita ukur radius.

  • Aktivitas Belajar (Proyek Akhir): Pembuatan produk rakitan mekanis (Contoh: Jack Screw, Ragum Meja Kecil, atau Poros Engkol Mini beserta bantalannya).



-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar