LINGKUNGAN SKETSA PADA AUTODESK INVENTOR
1. LINGKUNGAN SKETSA
Lingkungan sketsa adalah fondasi dari hampir semua model 3D. Di sini, Anda membuat profil dua dimensi (2D) menggunakan garis dan kurva yang nantinya akan diekstrusi atau diputar menjadi bentuk tiga dimensi.
Prinsip Utama Sketsa :
- Titik Asal (Origin): Selalu mulai sketsa dari atau referensikan ke titik (0,0,0).
- Constraint (Batasan): Hubungan geometris seperti sejajar, tegak lurus, atau bersinggungan.
Dimensi: Penentuan ukuran linear atau sudut yang presisi.
2. PERINTAH DASAR SKETSA
2.1 Line (Garis)
Line digunakan untuk membuat segmen garis lurus baik secara tunggal maupun berantai.
- Cara Penggunaan: Klik titik awal, lalu tarik dan klik titik akhir.
- Input Data: Anda bisa memasukkan panjang garis secara langsung atau menentukan koordinat titiknya.
Aplikasi: Digunakan untuk membuat batas luar (outline) benda kerja yang memiliki sisi rata.
2.2 Circle (Lingkaran)
Circle digunakan untuk membuat fitur silindris atau lubang pada komponen.
- Center Point: Klik titik pusat, lalu tentukan jari-jari (r) atau diameter (D).
- Three-Point: Klik pada tiga titik berbeda untuk mendefinisikan lingkaran.
Aplikasi: Pembuatan poros, lubang baut, atau bushing.
2.3. Rectangle (Persegi Panjang)
Perintah ini mempercepat pembuatan bentuk kotak dibandingkan menggunakan empat garis terpisah.
- Two-Point: Klik pada dua sudut yang berlawanan secara diagonal.
- Center Rectangle: Klik pada titik pusat persegi, lalu tarik ke arah luar.
Keuntungan: Secara otomatis menerapkan constraint sejajar (parallel) dan tegak lurus (perpendicular) pada sisi-sisinya.
2.4 Arc (Busur)
Busur adalah bagian dari keliling lingkaran. Digunakan untuk membuat sudut yang membulat atau profil lengkung.
- Three-Point Arc: Menentukan titik awal, titik akhir, dan titik kelengkungan.
- Tangent Arc: Membuat busur yang menyambung secara halus (tangensial) dari garis atau kurva yang sudah ada.
- Center Point Arc: Menentukan pusat busur, lalu menarik panjang busurnya.
3. LANGKAH KERJA STANDAR
Untuk menghasilkan sketsa yang baik dan mudah diedit, ikuti urutan berikut:
- Pilih Plane: Tentukan bidang gambar (XY, YZ, atau XZ).
- Drafting: Buat bentuk kasar menggunakan Line, Circle, Rectangle, atau Arc.
- Geometric Constraints: Berikan hubungan seperti Horizontal, Vertical, Tangent, atau Coincident.
- Dimensioning: Masukkan angka ukuran yang tepat menggunakan tool Dimension.
- Finish Sketch: Keluar dari mode sketsa untuk lanjut ke proses pemodelan 3D (seperti Extrude).
Gunakan Shortcut: Hampir semua software CAD memiliki shortcut (contoh: 'L' untuk Line, 'C' untuk Circle). Ini akan sangat meningkatkan kecepatan kerja Anda.
Warna Sketsa: Perhatikan perubahan warna pada garis sketsa. Biasanya, garis akan berubah warna (misalnya dari biru ke hitam) jika sketsa sudah Fully Defined (terdefinisi sepenuhnya secara ukuran dan posisi).
PENILAIAN PENGETAHUAN (KUIS)
PENILAIAN KETERAMPILAN (PENUGASAN)
Gambarlah sketch di bawah ini menggunakan kaidah menggambar teknik mesin...!!!
Gambar Kerja
Video Pembelajaran
-=TERIMA KASIH =-

Posting Komentar