ZMedia Purwodadi

KODE G DAN M DASAR PADA CNC BUBUT (LATHE)

Table of Contents

Dalam pemrograman CNC bubut (CNC Turning/Lathe), Kode G (Geometric Code) digunakan untuk mengontrol gerakan pahat (seperti bergerak lurus, melengkung, atau menentukan sistem satuan), sedangkan Kode M (Miscellaneous Code) digunakan untuk mengontrol fungsi penunjang mesin (seperti menyalakan spindel, mengalirkan coolant, atau mengganti pahat).

KODE G DASAR (GERAKAN & GEOMETRI)

Kode G pada mesin bubut umumnya dibagi menjadi dua sifat: Modal (tetap aktif sampai dibatalkan kode lain) dan Non-Modal (hanya aktif pada baris tersebut).

KODE

FUNGSI

PENJELASAN & CONTOH PENGGUAAN

G00

Gerakan Cepat (Rapid Positioning)

Pahat bergerak secepat mungkin ke posisi tujuan tanpa menyayat benda kerja. Digunakan untuk posisi awal mendekati benda kerja atau saat pahat mundur.

G00 X30.0 Z2.0

G01

Interpolasi Linear (Gerak Sayat Lurus)

Pahat bergerak menyayat benda kerja secara lurus (bisa sejajar sumbu X, Z, atau membentuk sudut/tirus) dengan kecepatan pemakanan (feedrate) tertentu.

G01 X25.0 Z-20.0 F0.15

G02

Interpolasi Melingkar Searah Jarum Jam (CW)

Pahat bergerak menyayat membentuk radius/lengkungan searah jarum jam.

G02 X20.0 Z-10.0 R5.0

G03

Interpolasi Melingkar Berlawanan Jarum Jam (CCW)

Pahat bergerak menyayat membentuk radius/lengkungan berlawanan arah jarum jam.

G03 X30.0 Z-15.0 R5.0

G04

Waktu Jeda (Dwell)

Menghentikan gerakan pahat sesaat (sementara spindel tetap berputar). Biasanya digunakan saat menusuk (grooving) atau membuat lubang agar bagian dasar permukaan lebih halus.

G04 X1.0 (Jeda 1 detik)

G28

Kembali ke Titik Referensi Mesin (Home)

Memerintahkan pahat untuk kembali ke titik nol mesin (aman saat akan melakukan pergantian pahat).

G28 U0 W0 (mundur aman di sumbu X dan Z)

G54 s/d G59

Sistem Koordinat Benda Kerja (Work Offset)

Menentukan titik nol benda kerja (Workpiece Zero Point) yang telah disetting dan disimpan pada memori mesin.

Kode G untuk Pengaturan Satuan dan Kecepatan

  • G20 : Input dalam satuan Inci.
  • G21 Input dalam satuan Milimeter (standar yang paling sering digunakan di Indonesia).
  • G96 Kecepatan Potong Konstan (Constant Surface Speed / CSS). Kecepatan putaran spindel (RPM) akan otomatis melambat saat diameter membesar, dan mempercepat saat diameter mengecil agar kecepatan potong (Vc) stabil.
  • G97 : Putaran Spindel Tetap (Constant Spindle Speed). Kecepatan putaran mesin dikunci pada RPM tertentu, biasa digunakan untuk proses pengeboran (drilling) atau pengetapan (threading).
  • G98 : Pemakanan per menit (Feed per Minute / mm/min).
  • G99 : Pemakanan per putaran (Feed per Revolution / mm/rev). Ini adalah standar pemakanan yang paling umum pada CNC bubut.

KODE M DASAR (FUNGSI PEMBANTU / AUXILLARY)

Kode M mengontrol sirkuit elektrikal pada mesin untuk menyalakan atau mematikan komponen mekanis tertentu.

KODE

FUNGSI

PENJELASAN & CONTOH PENGGUAAN

M03

Spindel Berputar Searah Jarum Jam (CW)

Menyalakan cekam/spindel agar berputar maju (dilihat dari arah kepala lepas). Biasanya dipasangkan dengan kecepatan spindel (S).

M03 S1200

M04

Spindel Berputar Berlawanan Jarum Jam (CCW)

Menyalakan spindel dengan arah putaran terbalik.

M05

Spindel Berhenti

Menghentikan putaran spindel secara total.

M08

Cairan Pendingin (Coolant) ON

Menyalakan pompa coolant untuk mendinginkan pahat dan benda kerja saat penyayatan.

M09

Cairan Pendingin (Coolant) OFF

Mematikan aliran coolant.

M30

Program Berakhir dan Kembali ke Awal

Menandakan akhir dari baris program. Mesin akan berhenti dan kursor program kembali ke baris paling atas (siap untuk membubut benda kerja berikutnya).

M00

Berhenti Sementara (Program Stop)

Mesin berhenti total di tengah program, memberi kesempatan operator untuk mengukur benda kerja, membalik benda, atau membersihkan beram. Program dilanjutkan kembali dengan menekan tombol Cycle Start.

M01

Berhenti Pilihan (Optional Stop)

Sama seperti M00, tetapi hanya aktif jika tombol "Optional Stop" pada panel kontrol mesin dinyalakan.




-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar