JENIS GARIS GAMBAR TEKNIK
Dalam gambar teknik, garis bukan sekadar coretan, melainkan sebuah bahasa grafis yang memiliki arti spesifik. Setiap jenis garis dibedakan berdasarkan bentuk (tebal, tipis, putus-putus) dan fungsinya agar gambar dapat dibaca dengan konseptual dan tanpa salah tafsir.
GARIS BENDA (GARIS NYATA/KONTUR)
- Bentuk: Garis kontinu (menyambung tanpa putus) dan tebal. Biasanya memiliki ketebalan sekitar 0,5 mm hingga 0,7 mm.
- Fungsi: Digunakan untuk menunjukkan bagian benda yang terlihat langsung oleh mata pada pandangan tertentu. Garis ini membentuk tepi atau kontur luar dari objek utama.
- Contoh Penggunaan: Garis luar dari sebuah balok besi, permukaan meja yang tampak dari depan, atau tepi luar silinder.
- Bentuk: Garis strip-titik-strip (garis gores panjang diikuti titik/goresan pendek secara bergantian) dan tipis 0,25 mm hingga 0,35 mm.
- Fungsi: Menunjukkan pusat atau sumbu simetri dari sebuah objek, lingkaran, lubang, atau komponen yang melingkar/silindris. Garis ini membantu operator mengetahui bahwa objek tersebut berbentuk simetris atau bulat.
- Contoh Penggunaan: Garis tengah pada gambar lubang bor, poros roda, atau bagian tengah dari sebuah pipa.
- Bentuk: Garis kontinu tipis 0,25 mm atau setengah dari tebal garis benda) yang dilengkapi dengan anak panah atau garis bantu di kedua ujungnya.
- Fungsi: Digunakan untuk menunjukkan batas-batas ukuran (panjang, lebar, tinggi, radius, atau sudut) suatu komponen yang akan diproduksi. Di atas atau di tengah garis ini, angka nominal ukuran akan diletakkan.
- Contoh Penggunaan: Garis penunjuk jarak antara sisi kiri ke sisi kanan suatu balok, lengkap dengan angka 50 mm di atasnya.
- Bentuk: Berupa garis strip-titik-strip (seperti garis sumbu), namun tebal pada bagian ujung-ujungnya dan pada setiap belokan/perubahan arah. Pada ujung garis ini biasanya diberi tanda panah yang menunjukkan arah pandangan potong beserta huruf referensinya (misal: A - A).
- Fungsi: Menunjukkan letak bidang potong imaginasi. Garis ini memberi tahu pembaca gambar bahwa benda tersebut "dipotong" di jalur tersebut untuk memperlihatkan bagian dalam atau detail tersembunyi yang kompleks.
- Contoh Penggunaan: Jalur pemotongan pada blok mesin untuk memperlihatkan bentuk ruang bakar atau saluran oli di dalamnya.
- Bentuk: Garis putus-putus (gores-gores pendek) yang seragam dan memiliki ketebalan sedang hingga tipis (sekitar 0,35 mm.
- Fungsi: Digunakan untuk menunjukkan tepi, sudut, atau permukaan benda yang posisinya terhalang oleh bagian benda lain (tidak terlihat langsung dari sudut pandang tersebut).
- Contoh Penggunaan: Menunjukkan adanya lubang tembus di dalam sebuah balok ketika balok tersebut dilihat dari sisi samping yang tertutup padat.
-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar untuk "JENIS GARIS GAMBAR TEKNIK"