HOLE COMMAND PADA AUTODESK INVENTOR
Fitur Hole adalah salah satu alat design acceleration yang paling krusial dalam Autodesk Inventor. Dibandingkan membuat lingkaran secara manual lalu melakukan Extrude Cut, fitur Hole memberikan akurasi teknis, standar industri (ISO, ANSI, dsb.), dan kemudahan dalam pembuatan dokumentasi gambar kerja (Drawing).
1. PERSIAPAN AWAL PENEMPATAN LUBANG )PLACEMENT)
Sebelum mengaktifkan perintah Hole (Shortcut: H), Anda perlu menentukan titik pusat lubang. Ada dua cara umum:
- Sketch-Based: Buat titik (Point) pada sketsa 2D. Ini adalah cara terbaik untuk lubang yang berpola atau presisi.
- Linear/Concentric: Memilih permukaan secara langsung dan menentukan referensi tepi (edge) atau sumbu lingkaran.
2. MENGENAL JENIS-JENIS LUBANG (HOLE TYPES)
2.1 Simple Hole
Lubang polos tanpa ulir atau profil tambahan. Digunakan untuk lubang pembuangan, lubang poros, atau lubang baut yang bersifat clearance (longgar). Parameter Utama: Diameter dan Kedalaman (Termination).
2.2 Tapped Hole (Lubang Berulir)
Lubang yang memiliki ulir dalam untuk sekrup atau baut. Inventor akan secara otomatis menyesuaikan diameter bor (drill size) sesuai standar ulir yang dipilih. Parameter Utama: Thread Type (ISO Metric, ANSI), Size (M4, M10, dsb.), dan Designation (Pitch).
2.3 Counterbore Hole
Lubang bertingkat dengan profil silinder yang lebih besar di bagian atas. Tujuannya adalah untuk "menyembunyikan" kepala baut (biasanya baut jenis Socket Head Cap Screw) agar rata atau di bawah permukaan benda kerja. Parameter Utama: Diameter lubang utama, diameter counterbore, dan kedalaman counterbore.
2.4 Countersink Hole
Lubang dengan ujung berbentuk kerucut (miring). Digunakan untuk baut berkepala rata (Flat Head Screw) sehingga kepala baut duduk sejajar dengan permukaan miring tersebut. Parameter Utama: Diameter lubang utama, diameter permukaan atas (countersink diameter), dan sudut kemiringan (umumnya 82° atau 90°).
3. PENGATURAN KEDALAMAN (TERMINATION)
- Distance : Lubang dibuat dengan kedalaman spesifik yang ditentukan pengguna.
- Through All : Lubang akan menembus seluruh badan benda kerja (Part).
- To : Lubang akan berhenti pada permukaan atau bidang tertentu yang dipilih.
4. LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS PENGGUNAAN
- Klik ikon Hole pada tab 3D Model atau tekan tombol H.
- Pilih lokasi pada permukaan benda kerja.
- Pilih Type lubang pada panel properti (Simple, Tapped, dsb.).
- Pilih Seat atau profil tambahan jika diperlukan (None, Counterbore, atau Countersink).
- Masukkan nilai dimensi pada kolom yang tersedia.
- (Khusus Tapped) Pilih spesifikasi ulir pada tab Threads.
- Klik OK.
5. TIPS PRO
Jika Anda memiliki banyak lubang dengan ukuran yang sama pada satu bidang, gunakan fitur Point dalam satu sketsa. Saat Anda mengaktifkan perintah Hole, Inventor secara otomatis akan mendeteksi seluruh titik tersebut sebagai pusat lubang, sehingga Anda tidak perlu membuat lubang satu per satu.
PENILAIAN PENGETAHUAN
PENILAIAN KETERAMPILAN
Buatlah Part 3D dari gambar di bawah ini menggunakan Autodesk Inventor menggunakan kaedah gambar teknik yang benar!
Sumber : Solidworks JO
-= TERIMA KASIH =-
Posting Komentar