ZMedia Purwodadi

GEOMETRIC CONSTRAINTS

Table of Contents

ORDER PRODUK DIGITAL

Geometric Constraints adalah aturan yang diterapkan pada elemen 2D (garis, lingkaran, titik) untuk mengontrol posisi dan hubungan antara satu objek dengan objek lainnya. Tanpa constraints, sketsa Anda akan mudah bergeser dan sulit untuk diubah secara presisi.

1. COINCIDENT CONSTRAINT (KOINSIDEN/MENEMPEL)

Coincident constraint memaksa dua titik untuk berada di lokasi yang sama, atau memaksa sebuah titik untuk menempel pada garis atau kurva.

  • Kegunaan: Menyambungkan ujung-ujung garis agar sketsa menjadi tertutup (closed loop) sehingga bisa di-extrude.
  • Cara Pakai: Pilih titik ujung garis pertama, lalu pilih titik ujung garis kedua atau badan garis lainnya.
  • Logika: Titik A = Titik B.

2. PARALLEL CONSTRAINT (SEJAJAR)

Parallel constraint memastikan dua garis memiliki sudut yang sama dan tidak akan pernah berpotongan, meskipun panjangnya berbeda.

  • Kegunaan: Menjaga konsistensi arah pada objek seperti dinding pipa, rel, atau rangka persegi panjang.
  • Cara Pakai: Pilih garis pertama, lalu pilih garis kedua yang ingin disejajarkan.
  • Logika: Garis A || Garis B.

3. TANGENT CONSTAINT (SINGGUNG)

Tangent constraint digunakan untuk mempertemukan garis atau lingkaran dengan kurva lain sehingga mereka saling bersinggungan di satu titik tanpa berpotongan secara tajam.

  • Kegunaan: Membuat transisi yang halus antara garis lurus dan busur (arc), atau menempelkan baut pada lubang silinder secara visual.
  • Cara Pakai: Pilih lingkaran/busur, lalu pilih garis atau lingkaran lain.
  • Logika: Kurva A menyentuh Kurva B secara halus di satu titik.

4. VERTICAL & HORIZONTAL CONSTRAINT (TEGAK & DATAR)

Constraint ini memaksa sebuah garis untuk sejajar dengan sumbu Y (Vertical) atau sumbu X (Horizontal) pada sistem koordinat sketsa.

  • Kegunaan: Memastikan garis benar-benar tegak lurus atau datar sempurna tanpa perlu memasukkan input derajat (90° atau 0°).
  • Cara Pakai: Pilih garis yang ingin diubah posisinya.
  • Logika: Garis = 0° (Horizontal) atau 90° (Vertical).

RINGKASAN CEPAT 

  • Coincident (Titik di dalam kotak/lingkaran) : Menyatukan dua titik atau titik ke garis.
  • Parallel (Dua garis miring sejajar) : Membuat dua garis memiliki kemiringan yang sama.
  • Tangent (Lingkaran dengan garis singgung) : Membuat pertemuan halus antara kurva dan garis.
  • Horizontal (Garis datar) : Memaksa garis sejajar dengan sumbu X.
  • Vertical (Garis tegak) : Memaksa garis sejajar dengan sumbu Y.

TIPS IMPLEMENTASI

  • Gunakan Constraint Sebelum Dimension: Selalu atur hubungan geometris (sejajar, tegak lurus, dll) sebelum memberikan ukuran angka. Ini mencegah sketsa "hancur" saat angka dimensi diubah.
  • Perhatikan Simbol: Saat menggambar, software CAD biasanya akan memunculkan simbol kecil di dekat kursor. Itu adalah Automatic Constraints.
  • Fully Constrained: Sketsa yang ideal adalah yang berubah warna (biasanya dari biru menjadi hitam), menandakan semua posisi dan ukuran sudah terkunci rapat.

PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN KETERAMPILAN

Video Pembelajaran


-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar